oleh

1000 Paket Sembako TNI/Polri di Maluku Buat Warga Terdampak Covid-19

Kabartoday, AMBON – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masih terus mewabah di Indonesia termasuk di Maluku membuat lumpuh perekonomian masyarakat. Himbauan pemerintah untuk melakukan pembatasan fisik (Physical Distance) serta pembatasan sosial (Social Distance) sangat berdampak kepada masyarakat yang mengais rezeki pada sektor informal. Penghasilan menurun drastis sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan ekonomi warga.

Dalam situasi seperti ini, TNI/Polri menunjukan kepedulian kepada masyarakat. Dua institusi utama pengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini membagikan bahan kebutuhan pokok membantu ketahanan warga di tengah badai Pandemi Covid-19 ini.

Di Maluku, TNI/Polri kembali menunjukan sinergitas dengan berbagi berkah kepada masyarakat dalam kegiatan bakti sosial. Mereka menyiapkan 1000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat ekonomi lemah di Kota Ambon. Kegiatan ini bertajuk Bakti Sosial Sinergitas TNI/Polri Peduli Dampak Covid-19. Tema yang diusung adalah “Ale Rasa Beta Rasa Bersama Melawan Corona”.

Pembagian sembako kali ini dipusatkan di lapangan sepak bola Markas Komando Kompi Bantuan Yonif Raider 733/Masariku di Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon pada Jumat (17/4/2020).

Semua pucuk pimpinan TNI/Polri di Maluku antara lain Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq, Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Baharudin Djafar, Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Sapuan serta Aspotmar Lantamal IX Ambon Kolonel Mar Daniel Kreta yang mewakili Danlantamal IX hadir pada kegiatan ini.

BACA JUGA:  Kompol Maya Sambang Duka
Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI DR Marga Taufiq,SH,MH, Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Baharudin Djafar,M.Si bersama pejabat teras TNI/Polri di Maluku berpose di lokasi bakti sosial pembagian sembako kepada warga kurang mampu di lapangan bola Kompi Bantuan Yonif Raider 733/Masariku, Jumat (17/4/2020)

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar tidak terlalu terbeban dalam kondisi pandemi Covid-19 ini.

“Pagi ini adalah kegiatan kami TNI/Polri yang ada di Maluku dalam rangka menghadapi dampak Covid-19 dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat terutama yang tergolong prasejahtera tidak terlalu terbebani dengan kondisi ini,” ujar Pangdam.

Alumni Akademi Militer tahun 1987 ini ungkapkan jumlah paket sembako yang dibagikan hari ini sebanyak 1000 paket. Yang istimewa dalam bakti sosial sumber dana pengadaan bahan sembako ini berasal dari sumbangan seluruh prajurit TNI/Polri di Maluku.

“Ini dikumpulkan dari anggota-anggota kita semua, ya itu sesuai tema Ale Rasa, Beta Rasa. Setiap anggota menyisihkan sedikit dari penghasilan mereka untuk membantu masyarakat. Karena anggota banyak yang ingin membantu meringankan beban masyarakat ya kita akomodir. Dan hasilnya ya kegiatan ini berupa pembagian sembako,” terang Pangdam.

Kegiatan pembagian sembako ini menurut Pangdam merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang pernah dilakukan sebelumnya beberapa waktu lalu.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari apa yang sudah kita lakukan. Kita sebagai bagian dari Gugus Tugas TNI dan Polri, kita juga berpartisipasi membantu pemerintah daerah dengan mengadakan karya bakti untuk masyarakat memberikan sembako,” tandas Taufiq.

BACA JUGA:  Siaga 1 Katulampa Naik 240 Cm, Warga Pinggir Ciliwung Waspada Banjir

Sambil pembagian sembako, ia katakan juga disampaikan sosialisasi himbauan kepada masyarakat kiat-kiat untuk pencegahan penyebaran serta pemutusan mata rantai Covid-19.

“Masyarakat kita inikan tidak mengerti, tidak bisa satu kali kita sampaikan terus dia mengerti. Dia pasti akan melihat contoh dulu baru mengikuti,” terangnya.

Menyangkut program dapur umum sinergitas TNI/Polri untuk warga, salah satu putra terbaik asal Sulawesi Selatan ini katakan masih terus berlangsung. “Dapur umum masih berjalan dan kita sesuaikan dengan kebutuhan,” tandasnya.

Kapolda Maluku Irien Pol Drs. Baharudin Djafar,M.Si dan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI DR. Marga Taufiq,SH,MH di lokasi pembagian sembako di Lapangan Sepak bola Kompi Bantuan Yonif Raider 733/Masariku

Ditempat yang sama, Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar menghimbau dan meminta kepada masyarakat agar bisa mempertahankan pola hidup sehat seperti apa yang telah dicontohkan.

Alumni Akabri Kepolisian tahun 1986 ini meminta kepada masyarakat agar dapat bersama-sama dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini. Ia yakin, dengan kebersamaan ini, potensi gangguan kamtibmas tidak ada yang krusial.

“Untuk situasi dampak Covid-19 ini, saya yakin tidak akan ada gangguan kamtibmas yang krusial, apabila kita menghadapinya dengan kebersamaan. Beta Rasa Ale Rasa. Ada rasa kebersamaan untuk sama-sama menghadapinya,” tukas Djafar.

BACA JUGA:  Bupati Optimis Garut Raih Kembali Swasti Saba Wistara

Menyangkut pengawasan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Regional (PSBR), Djafar yang merupakan mantan Kapolda Sulawesi Barat ini katakan itu hanya kegiatan rutin yang ditingkatkan.

“Kemarin saya dengan panglima serta ketua DPRD Maluku bertemu untuk menyamakan pola tindak dan kerja kita di lapangan. Ini mungkin baru tahap sosialisasi. Dan kita akan terus sosialisasikan ini. Tujuannya untuk membatasi ruang gerak dari Ambon ke daerah maupun sebaliknya orang dari luar yang mau masuk ke tanah Ambon. Intinya agar tidak terjadi penyebaran lagi Virus Corona ini,” pungkas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Pantauan media ini, warga di kawasan Desa Waiheru dan sekitarnya berkumpul di lokasi pembagian. Personil TNI/Polri mengatur posisi antrian warga sedemikian rupa dengan merujuk himbauan jarak minimal 1,5 meter.

Kegiatan pembagian sembako ini diawali dengan doa. Selanjutnya warga yang berada diantrian depan dipersilahkan menuju ke meja tempat penyediaan paket sembako. Satu per satu warga bergiliran mengambil paket sembako yang disediakan.

Bapak Husein, salah satu penerima sembako ini merasa bersyukur. Ia berterima kasih kepada institusi TNI/Polri yang begitu peduli kepada masyarakat lemah karena dampak Virus Corona ini.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada TNI/Polri. Pak Pangdam dan bapak Kapolda luar biasa kepeduliannya kepada masyarakat. Dengan bantuan sembako ini cukup membantu kami menghadapi keadaan ini. Apalagi kami yang bekerja sebagai butuh serabutan ini sangat merasakan dampak kondisi ini,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan seperti ini tidak hanya sekali saja. Pasalnya kondisi ini tidak mungkin berakhir dalam beberapa hari ke depan. Bila kondisi ini terus berkepanjangan, ia yakin ketahanan masyarakat akan makin menurun. Untuk itu ia berharap pembagian sembako kepada warga ini bisa kembali dilakukan dalam waktu dekat. (Imanuel)

Komentar