oleh

14 Tahun Lalu Dipecat, Gajinya Masih Berjalan, Alimin Kaget

Kabartoday, Kalbar – Alimin seorang PNS Pemda Kabupaten bengkayang, kepada kabar today mengkisahkan permasalahan pemecatan dirinya 14 tahun lalu.

Dijunpai di DPRD Bengkayang, Kamis (20/6/2019), Alimin telah menyampaikan surat dengar pendapat Anggota DPRD terkait pemecatan dirinya 14 tahun silam.

Dalam keluh kesahnya, Ia merasa di dzolimi oleh oknum pejabat yang ada di Pemda Bengkayang. Pasalnya ia mengetahui aliran gajinya masih berjalan hingga sekarang. Informasi tersebut didapatinya dari pihak BPJS.

BACA JUGA:  Penjual Kembang Api dan Petasan Kian Marak di Pasar Asemka, Petugas Kok Diam Ajah

“Iya pihak BPJS menerangkan bahwa saya masih terdaftar sebagai peserta BPJS PNS pemda Bengkayang dangan gaji Rp 3.062.300 untuk gaji pokoknya, dan iuran perbulan untuk BPJS nya Rp 168.247.00. “Ungkap Alimin.

Atas informasi yang di dapatnya itu, maka Alimin datangi DPRD Bengkayang untuk meminta penjelasan soal dirinya yang bukan lagi berstatus PNS, namun gaji atas namanya masih keluar hingga sekarang.

BACA JUGA:  Awal Kericuhan Rutan Kelas IIB Siak, Diduga Petugas Memukul Tahanan

“Aneh ya, saya sudah dipecat dari ststus PNS, tetapi gaji saya masih tetap berjalan sampai sekarang, Ada apa ini? Kalau saya duga, ada permainan kotor oknum PNS Pemda Bengkayang. “Ulasnya.

Sementara itu berbagai elemen ormas kepemudaan, LSM dan organisasi kewartawanan di Bengkayang mengajukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke DPRD Bengkayang terhadap permasalahan gaji Alimin dan statusnya yang sudah dipecat 14 tahun silam.

BACA JUGA:  Arogan, Pengurus KNPI SBB Minta Bupati Copot PJ Kades Lumahpelu

Kuasa hukum Alimin, Zakarias SH menyimpulkan selama ini gaji Alimin berjalan tanpa adanya pemberitahuan, bahkan status Alimin masih tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Pemecatan Alimin itu akal-akalan oknum saja. Kesimpulannya klien kami tidak dipecat. “Ucap Zakarias.

Permasalahan tersebut ditegaskan Zakarias akan dibawa keranah Bupati dan pejabat tinggi terkait, bahkan oknum pejabat Tersebut karena diduga adanya permainan nakal oknum pejabat Pemda Bengkayang.(Gun)

Komentar