Kasus Pengeroyokan Yang Dilaporkan Rachmanto Hingga Detik ini Tidak Ditanggapi Polres Kab Bogor

51

Penulis: Rahman/red

Kabartoday – Surat Rachmanto sebagai Pelapor, yang melaporkan kejadian penganiyaan dan pengrusakan yang dialaminya ketika sedang menyelenggarakan Bazar Pentas Seni Budaya di wilayah Desa Ranca Bungur Kec. Kemang Kabupaten Bogor, 16 Desember 2014, ketika itu datang segerombolan orang yang kemudian diketahui dari sala satu Ormas menyerang secara membabi buta.

Atas kejadian tersebut Rachmanto langsung melapor ke Polsek Kemang dengan No:LP/501/B/XII/2014.Kemang, kemudian perkara ini dilimpahkan penanganannya oleh Polres Bogor sejak tanggal 5 Januari 2015, dengan Surat Pelimpahan Perkara No. B/15/1/2015/Reskrim, sampai dengan berita ini terbitkan, laporan tersebut mengendap dan terkesan jalan di tempat.

Ia meminta kepada POLRI sebagai ujung Tombak penanganan Perkara Pidana untuk mewujudkan keadilan karena saya adalah korban yang dirugikan. Merealisasikan Penegakan Hukum untuk Para Pelaku 170 KUHP pengrusakan dan penganiayaan tersebut.
AIPTU Isa Ismail, Penyidik Pembantu Unit 4 (empat) Polres Bogor ketika dikonfirmasi Media ini melalui Whatsapp nya, mengatakan, berdasarkan hasil dari gelar perkara pihak Penyidik membutuhkan minimal dua orang saksi dari pihak pelapor (Surat Rachmanto-red) lagi, selain saksi kami (Penyidik-red) juga membutuhkan Barang bukti (BB) yang ada di pelapor, apakah BB itu masi ada di Pelapor, tanyanya.
Lebih jauh Isa mengatakan Perkara tersebut sudah di laporkan ke Propam Polres, dijelaskan Isa, memang perkara itu ketika dilimpahkan ke Polres Bogor, saya dan Tim yang menangani, namun saya sempat pindah ke Unit lain, sekarang saya sudah balik lagi ke Unit 4, jelasnya.
Dikatakan Isa, saya sudah mendatangi saksi saksi sesuai yang diberikan oleh pelapor,  sampai saat ini saksi saksi tersebut tidak pernah datang ke kantor kami (Polres Bogor-red) pungkasnya.
Pernyataan AIPTU Isa Ismail itu dibantah oleh Surat Rachmanto dengan tegas, dikatakan Surat Racmanto (Pelapor dan Korban) “Barang Bukti sudah saya serahkan semua ke Polsek Kemang ketika saya membuat laporan di Polsek Kemang, dan semua ada Tanda Terima, tegasnya, lebih lanjut Surat Racmanto kepada media ini mengatakan, apakah di Kantor Polisi bisa hilang?.
“saya sudah melaporkan ke Propam Polres Bogor, namun sampai sejauh ini tidak juga ada titik terang yang saya dapatkan.” singkatnya.

Atas kejadian yang menimpanya 4 tahun lalu, ia terus berupaya mencari keadilan, karena menurut keterangannya, laporan atas pengeroyokan dirinya sudah terjadi 4 tahun lalu dan mengendap di Polres Bogor.

“apakah karna saya rakyat kecil, sehingga laporan saya didiamkan begini ?” tutup Rahmanto.

Comments

komentar