Blangko E-KTP Dijual Bebas di Pasar Pramuka Hingga Tokopedia

624

Penulis: Iyan/red

Kabartoday, Jakarta – Blangko Kartu Tanda Penduduk Elktronik (e-KTP) asli dengan spesifikasi resmi milik pemerintah beredar bebas dan diperjualbelikan di pasar Pramuka Jakarta Pusat dan Tokopedia.

Temuan tersebut terjadi hari Kamis (6/12/2018) pukul 11.47 Wib.

Dalam jaringan penjualan online Tokopedia teindikasi dilakukan personal, salah satu tahap proses percetakan data di dalam chip KTP-el dengan system ditawarkan oleh toko Latusbdi.

Mendapat informasi tersebut, tokopedia telah menindak lanjuti si penjual setelah menerima laporan seperti yang dilansir kompas. Kemudian Tokopedia sudah menghapus produk blangko KTP elektronik yang dijual di platform-nya.

Selain itu, Peredaran penjualan langsung juga ditemukan di Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat, dan di toko yang ada dalam platform e-dagang.

Menurut keterangan penjual, satu lembar blangko e-KTP dipasarkan seharga Rp 150.000 untuk blangko KTP-el bekas, dan Rp 200.000 untuk blangko KTP-el baru.

Salah satu penjual mengaku mendapat blangko dari perusahaan percetakan. Ia mengaku, tidak bisa sembarang orang bisa beli di percetakan tersebut, harus dasar saling percaya.

Secara kasat mata, blangko yang dijual sangat mirip dengan blangko asli, termasuk hologram di lembar muka blangko.

Penjual meyakinkan bahwa blangko itu asli dan di dalamnya tertanam chip.

Penjual juga menawarkan blangko KTP-el dalam jumlah besar. Dia mengaku siap menyediakan 200-300 lembar jika dibutuhkan.

Berdasarkan informasi sumber, sejumlah kios jasa pengetikan dan penjilidan dokumen di Pasar Pramuka Pojok juga menyediakan jasa pembuatan e-KTP asli tapi palsu, alias aspal.

Ditjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh sudah menyelidiki temuan tersebut, dan selanjutnya melakukan penelusuran.

Ditjen Dukcapil Kementeria Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa informasi beredarnya blangko e KTP itu benar. Tetapi hanya beberapa lembar saja.

“Blangko e KTP tersebut berasal dari salah seorang anak pejabat Dukcapil di Lampung. ” ucap Zudan.

Zudan juga mengiformasikan bahwa pelaku sudah berhasil di identifikasi, dan kasus ini sudah dilaporkan Ditjen Dukcapil Kemendagri ke Polda Metro Jaya untuk diusut lebih lanjut.

Comments

komentar