Panglima TNI Pimpin Langsung Evakuasi Korban Kekerasan GSB

68

Penulis: Iyan

Kabartoday, Papua – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto pimpin langsung evakuasi korban selamat dan meninggal dunia akibat kekerasan kelompok GSB Kali Yigi, distrik Yali Kabupaten Wamena, pada hari Kamis (6/12/2018). Pukul 10.50 Wit, bertempat di Hanggar Helipad Air Fast Bandara Mozes Kilangin, Distrik Kwamki Narama, Kab. Mimika.

Sembilan (9) orang korban selamat dari kekerasan GSB turun dari Helly TNI dan disaksikan langsung oleh Panglima TNI, Kasad, Wakapolri serta jajaran TNI/Polri.

Kesembilan korban selamat, adalah; 1). Simon Tandi, Lakis, 44 Tahun, lslam, Wamena-Papua. 2) Batok, Lakis, 43 Thn, Kristen, Wamena-Papua. 3) MESRAN ARIFIN, LK, 41 Th, Islam, Jl. Batik Kelek Wamena-Papua. 4) Dirro Rombe, Lakis, 34 Th, Kristen, Jl. Merian Atas Wamena-Papua. 5) Asem Kogoya, Lakis, Kristen, Jl. Inang Mas Wamena-Papua. 6) Endinus Tabuni, Lakis, 31 Th, Kristen, Jl. Yos Sudarso Wamena-Papua. 7) Krisna Tabuni, Lakis, 2,5 Th , Kristen, Jl. Yos Sudarso Wamena-Papua. 8) Sargi Lokbere, Kristen, Wamena-Papua, dan 9) Jhon, Lakis.

Dikabarkan 1 orang Luka-luka dan dibawa ke RSMN Caritas SP 2 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, sedangkan delapan (8) orang menuju Pos TNI-Polri Hanggar Air Fast untuk melaksanakan pemeriksaan medis TNI-Polri.

Sementara, tepat Pukul 11.50 WIT, 1 unit Helly Bell milik Penerbad lending dengan membawa 8 Jenazah korban kekerasan GSB.

Selanjutnya para korban di bawa menuju RSMM Caritas dengan menggunakan mobil Ambulance dan pengawalan apkam guna dilakukan Visum dan identifikasi oleh Tim Dokter Forensik Polda Papua (Jenazah sebagaian tidak bisa dikenali dikarenakan kondisi tubuh sudah rusak).

Dikabarkan pada Pukul 12.20 WIT, pesawat Hercules A-1316 milik TNI AU, lending dengan membawa Pangdam VXII/CEN Mayjend TNI Yosua Pandit Sembiring, Kapolda Papua lr. Jendral Martuani Sormin dan 29 Keluarga Korban (Kondisi selamat), 10 Pekerja PT. Istaka, kondisi sehat, dan 3 Pekerja PT. Istaka dan 1 Personil Brimob Kondisi luka-luka, (dibawa menuju RSMM Caritas).

Sampai detik ini, proses evakuasi masih berlangsung, di dapat data pekerja PT. Istaka sebanyak 28 orang, dimana korban meninggal dunia sebanyak 19 orang.

Comments

komentar