Polisi Sudah Tetapkan Habib Bahar Jadi Tersangka

71

Penulis: Opan/red

(tengah) Habib Bahar Bin Smith

Kabartoday, Jakarta – Ceramah Habib Bahar di tahun 2016 lalu berbuntut panjang. Pasalnya isi ceramah tersebut menyebutkan adanya dugaan penghinaan dan pelecehan terhadap Jokowi.

Namun hal itu dibantah Bahar, bahwa ucapan isi ceramahnya tidak terfokus kedalam permasalahan tersebut, tetapi isi ceramahnya yang berdurasi 1 jam terkait contoh pemimpin yang baik dan Tauladan.

Ironinya, penggalan – penggalan isi ceramah Habib Bahar dimainkan oleh para oknum dengan memotong kalimat kalimat dari isi ceramahnya.

Awalnya, Habib Bahar diperiksa penyidik Bareskrim dengan ststus saksi, kemudian dinaikan statusnya menjadi tersangka.

Pihak kepolisian membenarkan telah meningkatkan status penceramah Habib Bahar Bin Smith  (HBS) menjadi tersangka pada Kamis (6/12). Peningkatan status itu dilakukan setelah penyidik melangsungkan gelar perkara.

“Benar, hasil gelar perkara penyidik, Bahar telah ditetapkan sebagai tersangka, telah dilakukan pemeriksaan. “kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Syahar Diantono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/12).

Atas laporan itu, penyidik kembali memeriksa sebanyak 11 saksi dan empat ahli.

Setelah itu, penyidik meningkatkan status kasus ini ke tingkat penyidikan sekaligus mengirimkan surat permohonan ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencegah Bahar pergi ke luar negeri.

Ia juga mengaku belum mengetahui apakah pihaknya akan mengajukan praperadilan atau tidak.

Kuasa Hukum Habib Bahar, Aziz Yanuar dalam keterangannya mengatakan, pihaknya akan berdiskusi lebih dahulu.

Diakui Aziz, Bahar dan pengacaranya juga telah menandatangani berita acara pemeriksaan.

Syahar pun membenarkan bahwa penyidik tidak melakukan penahanan terhadap Bahar. “Habib Bahar telah kembali. “Jelasnya.

Sebwlumnya, Aziz mengatakan pihaknya belum memutuskan langkah hukum yang akan ditempuh dalam menyikapi penetapan Bahar sebagai tersangka.

“Kita belum memutuskan dan belum ajukan praperadilan, masih diskusi dulu,” ucap Aziz di Gedung KKP kantor sementara Bareskrim, Polri, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (6/12).

Semula, kasus ini bergulir setelah Habib Bahar dilaporkan oleh seorang yang mengaku berasal dari kelompok Jokowi Mania, dengan nomor LP/B/1551/XI/2018/Bareskrim tanggal 28 November 2018.

Comments

komentar