oleh

PTAI Gelar Diskusi, Sikapi Bangsa Pasca Pemilu 2019

-Aktual-161 views

PTAI Gelar Diskusi, Sikapi Bangsa Pasca Pemilu 2019

Kabartoday, Jakarta – Bertempat di Rumah Makan Handayani Prima, Matraman, Jakarta Timur, Forkom BEM/DEMA PTAI SE- Indonesia melaksanakan Diskusi Kebangsaan Dengan tema Menegaskan Komitmen Kebangsaan Dalam Upaya Menjaga Stabilitas Keamanan Negara Pasca Pemilu 2019.

Kegiatan ini dilandasi dengan fenomena yang terjadi Pra dan Pasca Pemilu 2019. Banyak perubahan yang terjadi di kalangan elit dan masyarakat. Perubahan ini membawa dampak negative bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Nica Ranu Andika Presnas Forkom BEM/DEMA PTAI Se-Indonesia dalam sambutannya menyampaikan, Perhelatan politik di Tahun 2019 ini sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:  'Ini Kata Sohibul : Jokowi Pro Konglomerat PKS Pro Rakyat Kecil

“Banyaknya berita hoax dan ujaran kebencian terdengar dan tersebar dikalangan masyarakat, rasa benci dan perbedaan aspirasi yang kerap dibuat begitu meruncing, sehingga persatuan Indonesia pun terkoyak,” ucapnya, di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sementara dalam penyampaian materi yang disampaikan oleh Letnan Jendral (Purn) TNI. Drs. M. Munir ketua Dewan Analis strategi BIN yang merupakan mantan Sesjen Wantannas mengatakan, bahwa saat ini penegak hukum sudah berupaya untuk memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas.

“Kita berharap seluruh pihak dapat menyelesaikan seluruh permasalahan dengan mengikuti prosedural hukum yang berlaku, karena negara kita adalah negara hukum,” Tegasnya.

BACA JUGA:  Mempertahankan Baliho Prabowo. Warga Cileungsi Bertahan Hingga Malam

Selanjutnya, Agus Suherman Tanjung Presnas FORKOM BEM/DEMA PTAI Wilayah Sumsel yang juga hadir dalam kegiatan tersebut dalam sambutannya mengungkapkan “Kita semua berharap yang terbaik bagi Bangsa Negara Indonesia. Pesan Gus Dur kepada kita semua Bahwa tidak yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan, kita menginginkan pemimpin yang terbaik tanpa harus ada pertikaian.”

Usai gelar diskusi, peserta yang hadir di sesi akhir menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut :

Pertama, mengimbau kepada para elit politik untuk segera melakukan Rekonsiliasi demi menjaga kerukunan dan persatuan bangsa

BACA JUGA:  Kisah cicak dan Burung Pipit, Seperti Prabowo Yang Didukung dan Dikhianati

Kedua, meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi pada narasi-narasi yang cenderung memecah belah persatuan dan Kesatuan

Ketiga, mengimbau kepada seluruh peserta Pemilu 2019 untuk dapat menyikapi hasil pemilu dengan bijak dan sesuai dengan prosedur yang ada.

Keempat, mendorong semua permasalahan dan perselisihan pemilu diselesaikan secara hukum dan konstitusional.

Kelima, meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusifitas Indonesia, menuju kedewasaan dalam berdemokrasi.

Keenam, menolak gerakan adu domba rakyat, karena akan memecah belah persatuan bangsa dan

Yang terakhir, menghimbau kepada seluruh Mahasiswa untuk mendoakan keselamatan Bangsa.(Bbg)

Komentar