oleh

7 Cara Strategi Management Konflik, Soekirman Narasumber “Talk Show Zero Conflict Leader”

Kabartoday, SERGAI – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman mendapat kesempatan menjadi Narasumber diacara Talk Show Zero Conflict Laeder, Jumat (22/02/2019) bertempat di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Medan Sumatera Utara.

Dalam kesempatan itu, Soekirman menuturkan, bahwa Kabupaten Sergai sebagai Daerah Minim Konflik, bagamimana pemimpin dapat meminimalisir dan mengelola konflik di Daerah, sehingga Sergai diberi penilaian dari luar sebagai Daerah Minim Conflict. Bagaimana mengelola daerah, sehingga Minim Conflict?

Dijelaskannya, sebagai pelayan publik terkadang seorang Pejabat tidak boleh melakukan kesalahan. Karena ketika ada di jalur publik, penilaian negatif akan lebih mudah muncul dibanding apresiasi atas hal positif.

BACA JUGA:  Dimasa Pandemi Corona, Riza Patria Sikapi Tuntutan Aksi FWJ

“Untuk itu, Kami sangat mengapresiasi penilaian yang diberikan oleh PATRON Institue kepada Kami, Konflik bisa diminimalisir jika Pempimpin selalu mengikuti aturan main atau ketentuan yang berlaku”, sebut Soekirman.

Dalam Undang – Undang No. 32 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa Pembagian tugas dalam hal ini antara Bupati dan Wakil Bupati. Jika mengikuti aturan dan batas kewenangan maka tidak akan terjadi konflik.

BACA JUGA:  Lemkapi Berikan Penghargaan Promoter Reward Kepada Polrestro Jakbar

Menurut Soekirman, Pemimpin adalah mediator, sehingga harus mampu memediasi jika ada Potensi Konflik yang mungkin terjadi. Selain itu, Soekirman juga memberikan pengetahuan tentang Strategi penanggulangan konflik yaitu, Chemistry yg baik, Populis, Popularitas
Integritas, Kapasitas, Elektabilitas, Isi Tas (Kemampuan Finansial)”, jelas Soekirman.

Direktur Eksekutif PATRON Institute Fajar Siddik yang turut hadir dalam acara tersebut menerangkan, PATRON Institute adalah Lembaga Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Jaringan Pembangunan.

Melalui beberapa Diskusi Kecil dan Identifikasi, khusus untuk menetapkan Tema Zero Conflict Leader dalam Talk Show ini yaitu dilakukan pada masyarakat dengan usia 25 tahun. Pada Tahun 1985 Soekirman sudah memprakarsai Pompa Pembangkit Air Bersih tanpa mesin dan mengalirkan air bersih di Desa Kotarih Pekan Kecamatan Kotarih.

BACA JUGA:  Tak Kunjung Proses SHM, Warga Karangnongko Demo ATR/BPN Blitar

Tokoh yang muncul dari masyarakat biasa dan memiliki kualitas kepemimpinan karena ingin berbuat bagi rakyat.

Dalam masa kepemimpinannya, tidak ada konflik yang dianggap berarti di Kabupatennya, sehingga PATRON menganggap layak diidentifikasi sebagai Zero Conflict Leader. (Okta/Putra)

Komentar