oleh

Ahli Waris Tojan P Dulah Laporkan RSUD Sidoarjo ke Polda Jatim

Kabartoday, Jatim – Ahli waris Tojan P Dulah yang di wakili oleh Solikah dan Suaminya Bambang Sudarmo melaporkan RSUD Sidoarjo dan beberapa pihak ke Polda Jawa Timur. Hal itu dikatakan Muslim Arbi Koordinator Gerakkan Aliansi Laskar Anti Korupsi (GALAK), Sabtu (20/4/2019).

Arbi juga mengatakan Beberapa hari lalu pihaknya sudah ke Polda bagian SPKT untuk melaporkan tanah orang tua ahli waris ke Polda Jawa Timur.

“Rencana nya hari senin (22/4/2019) Ahli Waris akan di buat BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Teman2 dari Gerakkan Aliansi Laskar Anti Korupsi (GALAK) akan lakukan pendampingan dan advokasi. “Kata Arbi.

BACA JUGA:  Deklarasi Gerakan Pribumi Indonesia

Dijelaskan Arbi, ahli waris tidak saja melaporkan RSUD Sidoarjo saja. Tapi beberapa pihak juga ikut terlapor seperti Muhammadiyah Sidoarjo, Pemda Sidoarjo, BPKAD Sidoarjo.

“Selain melakukan pelaporan ke Polda. Ahli waris juga melaporkan ke Pihak Kejaksaan, KPK, Ombudsman dsb. “Ucap Arbi.

Pokok laporan itu lanjut Arbi terkait dengan perbuatan melawan hukum yang di lakukan oleh Ustadi lurah Lecep Sidoarjo karena di duga telah memindahkan status tanah warisan Tojan P Dulah ke beberapa pihak diantaranya: RSUD Sidoarjo, PU Sidoarjo, Yayasan Cendekia Sidoarjo dan Yayasan Muhammadiyah Sidoarjo.

BACA JUGA:  Diancam Lewat Sosmed, Lasmi Korban Mafia Sepakbola Minta Perlindungan LPSK

Awal dari sengakarut tanah warisan Tojan P Dulah ini bermula dari Perbuatan Lurah Ustadi Lurah Lecep Sidoarjo itu jelas2 merugikan Ahli Waris dengan perbuatan2 melawan hukum.

Akibat nya Tanah yang sekarang di tempati oleh RSUD Sidoarjo dan beberapa pihak itu tidak dapat dikuasai oleh Ahli Waris.

Luas tanah warusan kami itu 4 ha. Sudah lama sekali kami berjuang untuk mendapatkan warisan itu dengan penuh suka duka. Keselamatan jiwa Ahli Waris juga terancam. Karena beberapa kali ada upaya pembunuhan terhadap Suami Ibu Solika, Bambang Sudarmo yang sedang berjuang untuk memperoleh hak2 warisan nya.

BACA JUGA:  Zaenu Kaur Desa Kendayakan Sebut Tanda Tangan Warga Di Palsukan

“Sejumlah pihak yang disebutkan termasuk BPN yang secara illegal terbitkan sertifikat. Di tengarai Bupati Sidoarjo, Saifulillah juga punya 2 kavling atas tanah Alm Tojan P Dulah itu. “Jelasnya.

Selain ke Polda Ahli Waris Tojan P Dulah laporkan hal ini ke KPK karena melibatkan APBD Pemkab Sidoarjo dalam kasus ini.(Beng)

Komentar