oleh

Aksi Demo Damai Warga Sungai Bambu

-Aktual-6 views

Jakarta (Kabartoday) Aksi Demo Damai yang dilakukan Warga Sekitar Kawasan ASTRA GROUP di Kelurahan Sungai Bambu Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara di gelar di dua itik kumpul pertama di depan kantor Astra Group. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT. TMMIN), di jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok dan titik kedua di Jalan Gaya Motor Raya Sunter II Jakarta Utara, Selasa (19/11/2019.

Peserta aksi yang menamakan diri “Paguyuban Ring 1” ini sebagian besar adalah para pemuda wilayah Sungai Bambu yang banyak berstatus pengangguran dan merasa tak mendapatkan manfaat dari keberadaan PT. TMMIN perusahaan besar yang semestinya lebih mengutamakan memanfaatkan tenaga kerja dari masyarakat seputar tempat usaha.

Sonny W. Kahar selaku korlap dari Aksi mengatakan,”Kami dalam Aksi kali ini fokus pada tuntutan lapangan perkerjaan yang Sudah 9 tahun PT. TMMIN tidak menerima pekerja dari wilayah setempat dengan alasan pabrik sudah tidak berproduksi tapi ternyata masih aktif, meskipun mereka juga mengangkat isu limbah yang mana sudah lama warga sekitar merasakan polusi, asap yang bau terutama di malam hari.”ujar Sonny.

BACA JUGA:  Diduga Gelembungkan Suara Caleg DPR RI, PPK & PPS se Kecamatan Wongsorejo dilaporkan ke Bawaslu

“Memang kami akui kalau PT TMMIN melaui CSR memberikan kebijakan kepada pimpinan-pimpinan wilayah kami yaitu pengurus wilayah seperti RT RW Lurah dan sebagainya, yang tidak transparan dan merata, maka kami membuat aksi ini dengan mengajukan 3 tuntutan pertama Lapangan Pekerjaan, kedua Normalisasi Limbah dan CSR Yang Transparan.”tambah Sonny.

Nurhadi selaku Ketua Paguyuban Ring I mengatakan kepada awak media bahwa,”Aksi Damai ini dilakukan karena pengangguran yang ada menurut data di kami terima ada 300an orang usia produktif dan juga 200an orang yang rata-rata tamatan SLTA usia non produktif,” ungkap Nurhadi.

BACA JUGA:  HK Alias Iwan dkk Akan Dilaporkan Balik Terkait Keterangan Palsu

“Kami sudah menyurat sebanyak lima kali dan sudah setahun menunggu jawaban dari PT TMMIN tapi tidak di gubris akhirnya kami membuat aksi ini dengan berkoordinasi dengan pemerintahan lewat Kesbangpol, dengan Polres dan polsek serta instansi terkait sudah kami lakukan,”ujarnya.

“Kami menggelar aksi ini membawa 300 orang pendemo dan jika dari perusahaan-perusahaan diwilayah kami yang tidak bersinergi dengan gerakan kita maka akan di adakan demo juga seperti ini sampai tuntutan kita dipenuhi.”Ujar Nurhadi. Warga yang unjuk rasa melakukan orasi dan menggelar sejumlah spanduk bertujuan atas sikap perusahaan tidak peka atau mengabaikan lingkungan.Meski jumlah massa mencapai 300 dan memastikan Jalan raya Yos Sudarso dan Sunter, namun aksi berjalan lancar dan damai, Tertib.Ungkapnya Nurhadi(Bbg )

BACA JUGA:  Buku Margonda 'Pahlawan Tanpa Pusara' Persembahan Kodim 0508/Depok

Komentar