oleh

Aksi Koboy Jajang Cs Bacok Seorang Warga

Kabartoday, Bandung РPembacokan hingga terluka parahnya seorang warga desa Cigerelang Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung.

Adanya video dan foto-foto pembacokan yang viral di sosial media (sosmed) tersebut benar adanya. Polisi terus melakukan pencarian pelaku pembacokan.

Diketahui para pelaku pembacokan terlihat menggunakan sepeda motor dan mereka konvoy sambil membawa Sajam.

Hasil informasi yang diterima redaksi kabartoday.co.id, benar kejadian tersebut berada di daerah Sangkali Desa Bojong kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung.

BACA JUGA:  Soal Jalan Tol Mulai Dirapatkan di Kantor PU Situbondo

Insiden berdarah ini dialami Ali Yayat Naga yang menurut kabar, korban pada saat itu sedang menghadiri acara Hajatan, sepulangnya dari acara Hajatan ditengah jalan korban di palak (diminta uang secara paksa) oleh Jajang dan rekan-rekannya.

Merasa dirinya terancam, korban akhirnya menyerahkan sejumlah uang kepada para pelaku senilai Rp. 200 ribu.

Video aksi koboy Jajang Cs

Naas bagi korban, setelah uang diberikan ke Jajang cs, korban langsung dibacok Jajang cs hingga terdapat beberapa luka bacok di bagian tubuhnya, kepala, dan lengan yang hampir putus.

BACA JUGA:  Bupati Lampung Utara Turunkan Dampak Stunting Pada Bayi dan Ibu Menyusui

Diperkirakan jumlah pelaku sekitar 4 orang. Petugas kepolisian Polsek Majalaya saat dikomunikasikan wartawan, Sabtu (16/2/2019) membenarkan peristiwa tersebut, dan sudah berhasil menangkap 2 orang pelaku, salah satunya Jajang.

Jajang ditangkap di daerah Majalaya, sedangkan seorang kawannya lagi (nama belum diketahui) tertangkap didaerah Cianjur.

Sebelumnya kabar tersiar menjelaskan bahwa Jajang merupakan anak dari Wawan Rawun yang pernah dibacok sesama preman di Majalaya dikarenakan perebutan lahan kekuasaan pasar.

BACA JUGA:  Jalan Lintas Petapahan Km 46 Amblas, Dinas Terkait Kemana?

Korban saat itu dibawa kerumah sakit Cipaku Ebah Majalaya Kabupaten Bandung, namun dikarenakan luka yang cukup serius sehingga korban harus di rujuk kerumah sakit Hasan Sadikin kota Bandung.

Komentar