oleh

Aktivis Betawi Jalih Pitoeng Tantang Pernyataan Kapolri Tembak Ditempat

Kabartoday, Jakarta – Pernyataan kapolri tentang akan melakukan tembak ditempat bagi perusuh NKRI dijawab dengan tegas oleh salah satu aktivis Betawi pejuang kejujuran dan keadilan Bang Jalih Pitoeng.

Dirinya mengatakan siap ditembak ditempat jika berbuat rusuh. “Saya siap ditembak ditempat apabila saya membuat kerusuhan. Saya hadir ditengah-tengah masyarakat dalam menegakan kejujuran dan keadilan. Baik bersama-sama dengan para ulama maupun dengan para aktivis. “Katanya, Selasa di Jakarta (7/5/2019).

Jalih Pitoeng akan terus bergerak mengawal suara rakyat dan terus mendampingi Eggi Sudjana dalam setiap aksi.

BACA JUGA:  Di MK, BW Ungkap Kemenangan Prabowo-Sandiaga Unggul 52%

Menurutnya, sosok Eggi adalah simbol perjuangan bagi para aktivis, “yaa selama Habib Rizieq Shihab (HRS) imam besar FPI berada ditanah air, maka Eggi Sudjana bersama Para petinggi FPI, PA 212 dan GNPF Ulama adalah simbol perjuangan perubahan iklim bangsa dari rezim.

“Saya sudah wakafkan kepala, jiwa dan raga saya atas keridhoan almarhumah ibunda saya tercinta untuk rela mati tertembak dalam perjuangan melawan kedzhaliman Negeri ini. “Tegas Jalih Pitoeng.

BACA JUGA:  Polisi Penuhi Petunjuk Jaksa Lengkapi Berkas Perkara Pencurian di MCM Ambon

Ditanya tentang kecurangan pemilu dan people power, sosok ketua umum Gerakan Masyarakat Pengemban Amanat Rakyat (GEMPAR) yang dikenal kritis dan lantang ini menjawab kecurangan pemilu adalah sebuah kejahatan demokrasi dan harus dilawan.

“Kita sudah berulang kali ke Bawaslu bersama Eggi Sudjana dan kawan-kawan. Bahkan kita juga sudah dua kali melakukan aksi damai di depan Bawaslu RI bersama aktivis dan emak-emak dengan tuntutan agar Bawaslu bertindak tegas terhadap pelanggaran pemilu, namun jika sampai pengumuman resmi KPU 22 Mei nanti Bawaslu tidak melakukan fungsinya, maka saya bersama seluruh elemen masyarakat bergerak untuk kedaulatan rakyat Indonesia. “Ungkapnya.

BACA JUGA:  Polisi Sosok Pelayan & Pengayom, Jadikan Itu Sebagai Ibadah

Jalih Pitoeng juga menyuarakan kepada seluruh aktivis, mahasiswa, relawan dan rakyat Indonesia untuk maju bersama dirinya demi NKRI, keutuhan bangsa dan agama.

“Jangan takut, saya berada dibarisan paling depan nanti dan siap menantang pernyataan Kapolri soal tembak ditempat dalam melakukan gerakan rakyat people power. “Tantang Jalih.(Op/red)

Komentar