oleh

Polres Kota Tanjungbalai Belum Proses Laporan Pratiwi

-Aktual-249 views

Kabartoday, TANJUNGBALAI – Insiden Perampasan Handphone (HP) milik salah seorang Anggota Panwascam Datuk Bandar Kota Tanjungbalai Pratiwi Chairunnisa (29) dan perlakuan Pelecehan pada dirinya, yang terjadi Minggu (14/4/2019) sekitar Pukul 12.30 WIB lalu, hingga kini sama sekali belum diproses pihak Polres Kota Tanjungbalaj. Dengan alasan, Korban belum melapor secara resmi dan masih situasi Pemilu

Diketahui, Insiden tersebut terjadi di depan sebuah Gudang di Kawasan KM 3,5 Kecamatan Datuk Bandar tidak jauh dari Kantor Walikota Tanjungbalai.

Dimana sebelumnya, di Gudang tersebut diduga ada unsur Mobilisasi masa dengan dipadati ratusan orang saat masa Tenang Pemilu 2019,

BACA JUGA:  Aspeparindo presentasikan Manfaat Aplikasi e-parking Kepada Dishub DKI Jakarta

Dan selaku Anggota Panwascam yang juga dilindungi oleh Aturan dan Peraturan berlaku, Pratiwi saat itu sedang bertugas mengawasi Dugaan Pelanggaran Politik pada Pelaksanaan Pemilu.

“Polisi meminta Saya lebih dulu menghadirkan Saksi yang dianggap mengetahui kejadian tersebut,” ujar Pratiwi kepada Wartawan saat dikonfirmasi setelah keluar dari Ruangan SPKT/UPPA Polres Tanjungbalai, Senin Sore (15/4) kemarin.

Pratiwi menjelaskan lagi, padahal, upaya Laporan tersebut Ia lakukan karena tidak senang dan merasa dilecehkan oleh Oknum Penjaga diluar Gudang, karena dengan arogannya merampas HP nya dan melecehkan dirinya.

BACA JUGA:  Prabowo Disambut Ribuan Pendukungnya di Merauke

“Padaha Saya memfoto tidak ada arogan pada saat itu”, sebut Pratiwi .

Dikatakannya lagi, bahwa dirinya datang ke Polres Kota Tanjungbalai karena merasa dilecehkan, tapi saat membuat pengaduan pihaknya hanya dimintai keterangan saja.

“Saya mau membuat Pengaduan, namun di dalam Saya hanya dimintai keterangan saja. Polisi meminta Saya untuk menghadirkan Saksi,” ucapnya sembari mengeluarkan air mata menangis tersedu – sedu.

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP Selamat Kurniawan Harefa, Selasa (16/4/2019) saat dikonfirmasi di Ruang Kerjanya mengaku, tidak bisa memberikan penjelasan, dengan alasan melanggar Job Description terkait Tugas dan Fungsinya.

BACA JUGA:  Bawaslu Tolak Laporan BPN Terkait TSM

“Saya tidak punya kewenangan, kecuali atas Delegasi Kapolres. Apalagi ada kaitannya dengan Politik Pemilu. Sebaiknya Abang – Abang minta informasi dari Humas”, ujar Harefa menjawab Wartawan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Via Seluler, Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai Iptu AD Panjaitan menjelaskan, Korban belum membuat laporan resmi, hanya bertukar pikiran dengan Polisi.

“Kedatangan Korban (Pratiwi – red) ke Polres Tanjungbalai hanya sharing atas peristiwa Perampasan HP dan Dugaan Lelecehaan yang dialaminya”, sebut Iptu AD Panjaitan menjawab konfirmasi Awak Pers dengan nada enteng. (Okta/Saufi).

Komentar