oleh

Alumni Trisakti Pro 02 dan Garuda Kalibata Deklarasikan Laskar TPS

Kabartoday, Jakarta – Alumni Trisakti Pro 02 dan Garuda kalibata menyatukan persepsi dalam menyikapi Pilpers 17 April 2019. Dalam kaitannya, terguguslah Deklarasi Laskar TPS di Pulau Dua Restaurant, Taman ria Senayan Selasa (5/3/2019).

Deklarasi yang di hadiri para tokoh Alumni Trisakti, maupun Garuda Kalibata ini sebagai bentuk respon dan mengajak semua elemen masyarakat untuk saling menjaga Demokrasi politik yang jujur dan sehat.

Hadir dalam deklarasi Laskar TPS, Adhie M Massardi, Zaitun Rasmin, Hendra Zon, Tony Rosyid, dan lain-lain.beserta para relawan Alumni Trisakti Pro 02 dan Garuda Kalibata.

”Kita semua berharap agar Pilpres dan Pileg 2019 berlangsung jujur dan adil, namun harapan ini harus disertai gotong-royong dalam pengawasannya. Kita harus waspada terhadap berbagai kecurangan yang dilakukan oleh siapapun dan pihak manapun, “ujar Adhyaksa Dault di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

BACA JUGA:  Kades Cikalong Tersudutkan, Tanah Negara Puluhan Hektar Berujung Konflik

Menurut Adhyaksa, publik harus terlibat dalam pengawasan Pemilu 2019. Sebab, salah satu ukuran sukses Pemilu 2019 adalah ke-ikutsertaan publik (public participation in politics), baik dalam menggunakan hak pilihnya maupun ke-ikutsertaan dalam mengawasi Pilpres dan Pileg 2019 agar berjalan jujur dan adil.

“Kita juga harus mendukung KPU, Bawaslu, TNI, POLRI dan jajaran di bawahnya untuk terus netral dan mampu menjadi wasit terbaik, “kata Menpora periode 2004-2009 ini.

Pihaknya tidak lngin kecurangan sepertl yang pernah terjadi pada Pemilu 2014 lalu terulang pada Pemilu 2019. Akibat munculnya beberapa permasalahan dalam Pemilu 2014, KPU mengadakan pemilihan ulang di beberapa titik.

Untuk itu, Gerakan Rakyat Lawan Kecurangan menyerukan beberapa hal untuk kesuksesan Pilpres dan Pileg 2019;

Pertama, mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan pemahaman tentang Pilpres dan Pileg 2019, karena pemahaman yang baik akan meningkatkan kualitas pengawasan.

BACA JUGA:  Soal Wasiat Prabowo, Getarkan Jagad Raya

Kedua, melaporkan kepada aparat tentang berbagai potensi kecurangan.

Ketiga, melaporkan kepada aparat jika menemukan kecurangan di TPS.

Keempat, menghindari main hakim sendiri jika mendapatkan kecurangan yang dilakukan oleh siapapun dan dari pihak manapun.

Kelima, tidak memproduksi dan menyebarkan hoaks karena akan merusak Pilpres dan Pileg Jurdil, bahkan lebih jauh merusak bangsa Indonesia.

Sementara ltu, Hendra Zon, Sekien Alumni Trisakti Pro 02 mengungkapkan, Laskar TPS lahir dari gejolak penyelenggaraan Pemilu 2019 yang dirasakan brutal, melanggar berbagai etika, aturan dan hukum hingga memancing perlawanan rakyat, di antaranya adalah dari Alumni Trisakti Pro 02. la mencontohkan petahana yang tak melepas jabatannya sehingga bebas memakai fasilitas negara untuk mempengaruhi pemilih.

BACA JUGA:  Warga Cileungsi Tolak Baliho Prabowo-Sandiaga Diturunkan Polisi

‘Gerakan Laskar TPS mengajak masyarakat yang apabila menyaksikan kemungkaran di hadapannya langsung beraksi dengan TPS, yaitu Tangkap dengan gadgetnya, laporkan ke Polisi dan Sebarkan atau viralkan di media sosial agar Panwaslu dapat menilai tingkat kecurangan yang terjadi, ”papar Hendra Zon.

Menurut dia, penggerak dari Laskar TPS mencakup ratusan relawan yang tergabung dalam Alumni Trisakti Pro 02 dan Garuda Kalibata. Hal ini merupakan bentuk melanjutkan tradisi Universitas Trisakti yang dalam sejarahnya tidak pernah lepas sebagai poros perjuangan mahasiswa untuk Indonesia yang lebih baik.

”Terutama setelah gugurnya 4 pahlawan reformasi dari mahasiswa 1 Trisakti yang nilai perjuangannya tidak boleh diabaikan oleh stakeholdernya. Untuk itu, Alumni Trisakti Pro 02 yang sudah mencatat 500 relawan aIumninya untuk bergerak membangun Iaskar TPS, “pungkasnya.(Bbg)

Komentar