oleh

Anggota Ditsabhara Polda Maluku Pelopori Pos Covid-19 Pemuda Oikumene Ambon

-Daerah-158 views

Kabartoday, AMBON – Makin meningkatnya kasus positif Covid-19 di Maluku membuat warga makin mawas diri. Berbagai cara dan upaya dilakukan warga untuk mensterilkan wilayahnya dari kemungkinan terjangkit virus corona. Salah satu cara adalah dengan membuat pos Covid-19 serta portal jalan masuk di kompleks tempat tinggal warga.

Hal ini juga dilakukan para pemuda dikawasan Oikumene, Benteng Atas Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Mereka membuat pos Covid-19 serta portal jalan di depan akses masuk wilayah. Brigadir Polisi (Brigpol) Hendro Samar,
anggota Ditsabhara Polda Maluku menjadi pelopor bersama pemuda setempat.

Pembuatan portal jalan dilakukan Senin (18/5/2020) sore di depan akses masuk kompleks Oikumene, jalan Gajah Benteng Atas. Terlihat para pemuda Oikumene bergotong royong mendirikan portal jalan. Untuk pos covid-19 untuk para pemuda menjaga portal, mereka menggunakan teras rumah salah satu warga.

BACA JUGA:  Pemprov DKI Gulirkan Program Pangan Bersubsidi ke JIC

Untuk pelengkap pos Covid-19, para pemuda ini menyediakan tempat cuci tangan. Mereka memindahkan tandon air yang awalnya ada di pertengahan kompleks ke depan pos Covid-19.

Pemuda Oikumene sedang mencoba memasang portal jalan untuk pemeriksaan warga yang melintas dalam upaya antisipasi virus corona

Brigpol Hendro Samar selalu koordinator pemuda ini menjelaskan pendirian pos Covid-19 serta pemasangan portal jalan ini merupakan upaya bersama para pemuda dan warga untuk menjaga kompleks tempat tinggal dari masuknya orang tak dikenal.

“Nanti para pemuda akan berjaga di pos dalam waktu 24 jam setiap hari. Kita akan berbagi tugas jaga. Tugas mereka akan menscreening setiap orang yang masuk ke kompleks. Kita antisipasi dan eliminasi kemungkinan-kemungkinan buruk di masa pandemi Covid-19,” jelas Brigpol Hendro kepada media ini Senin (18/5/2020) di lokasi pekerjaan.

BACA JUGA:  Bupati Kampar, Kapolres dan Forkopimda Musnahkan Miras Hasil Operasi K2YD

Ia katakan nantinya di pos Covid-19 ini akan disediakan masker. Jika ada warga yang melintas dan tidak menggunakan masker maka petugas pos akan memberikan masker untuk digunakan. Masker ini akan diberikan kepada warga secara gratis. Selain itu, warga juga diminta untuk mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan.

“Kita akan sediakan masker di pos. Setiap warga yang melintas baik itu warga kompleks maupun orang luar, wajib menggunakan masker. Karena ini sudah merupakan anjuran pemerintah. Jika ada warga yang tidak menggunakan masker, akan diberikan gratis oleh petugas jaga di pos,” ujar Hendro yang juga tinggal di kompleks Oikumene.

Untuk pengadaan masker ini, ia berujar dilakukan dengan swadaya pemuda serta warga kompleks. Mereka akan patungan secara sukarela dan hasilnya akan dibelikan masker untuk disediakan di pos Covid-19.

BACA JUGA:  Istri Napi Terorisme Umar Patek, Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Untuk pengoperasian portal jalan ini dibuka mulai pukul 05.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT. Penutupan portal dilakukan pukul 22.00 WIT hingga pukul 05.00 WIT. Saat portal ditutup, tidak akan ada lagi kendaraan yang melintas.

Salah satu pemuda setempat Patrick Wemay mengatakan setiap orang ingin sehat dan terhindar dari Virus Corona. Karena itu, ia bersama dengan pemuda lainnya akan berbuat apa saja untuk menjaga kompleks tempat tinggalnya agar tidak terjangkit virus corona.

“Pastinya, kita semua ingin sehat dan terhindar dari virus corona. Pendirian pos dan pembuatan portal ini merupakan upaya kita bersama. Kami bersyukur juga karena mendapat dukungan dari warga kompleks. Intinya, semua orang ingin menghindar dan terhindar dari virus ini,” pungkas Patrick. (Manuel)

Komentar