oleh

Angin Puting Beliung Disertai Hujan Lebat Porak Porandakan Puluhan Rumah Pada 2 Kecamatan Di Taput

Kabartoday.co.idTAPANULI UTARA – Kabar duka datang dari Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Propinsi Sumatera Utara, akibat Badai Angin Puting Beliung disertai Hujan Lebat dan Petir, menerjang 5 Desa pada 2 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bona Pasogit tersebut, yakni Kecamatan Tarutung dan Siatas Barita, Senin (8/3/2021) Sore, Pukul 14.30 WIB.

Sebanyak 1 Pleton Personil Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut diturunkan guna membantu proses evakuasi dan pembersihan di lokasi bencana.

Hal ini dilakukan sebagai wujud Sat Brimob Polda Sumut dalam merespon kejadian bencana yang menimpa masyarakat tersebut, bekerja sama dengan TNI dan Pemerintah setempat.

Pantauan Wartawan di beberapa titik kejadian bencana, Proses evakuasi dan pembersihan puing – puing dipimpin Komandan Kompi (Danki) 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda AKP Rudi Hartono Siagian SH.

BACA JUGA:  Musrenbang Tingkat Kelurahan Mekar Bakti Utamakan Aspirasi Warga
Salah Satu Rumah Warga Terkena Musibah Angin Puting Beliung.

Dari laporan dan pendataan sementara di lapangan, ada puluhan rumah yang rusak di Dua Desa di Kecamatan Tarutung, yakni Desa Parbubu Pea dan Desa Hutatoruan I.

Di Desa Parbubu Pea terdapat sebanyak 13 Unit Rumah Penduduk mengalami Rusak Berat dan 16 Unit Rusak Ringan. Sementara di Desa Hutatoruan I terdapat 4 Unit Rusak Berat dan Rusak Ringan sebanyak 19 Unit.

Sedangkan di Kecamatan Siatas Barita, di Desa Enda Portibi 2 Rumah Penduduk mengalami Rusak Berat dan 1 Rusak Ringan.

Desa Siraja Hutagalung, Rusak Berat 5, Rusak Ringan 35 serta 1 Jembatan Gantung dan Desa Lumban Siagian Jae Rusak Berat 1, Rusak Ringan 5

Adapun Kronologis kejadian, Pada Senin (08/3/2021) sekitar Pukul 14.30 Wib diketahui terjadi Hujan Deras disertai Angin Kencang yang mengakibatkan Pepohonan disekitar Pemukiman warga menjadi tumbang dan merusak Atap Rumah Warga.

BACA JUGA:  Mencium Aroma Korupsi Rudy Gunawan Minta BPK Segera Periksa Proyek PL

Mengetahui hal itu, warga yang bermukim disana berlarian dari rumah, karena merasa ketakutan akibat kuatnya Angin.

Pemerintah Kabupaten Taput melalui Pihak BNPBD, bekerja sama dengan TNI dan Polri, juga terlihat membantu Evakuasi Seng – Seng Rumah Penduduk yang berterbangan, serta melakukan koordinasi dengan Kepala Desa setempat, guna membantu Masyarakat menyelamatkan Barang-Barang yang berada dalam Rumah.

Dalam musibah ini diketahui tidak ada Korban Jiwa. Namun Kerugian Material yang dialami masyarakat diperkirakan lebih kurang sebesar Rp. 500.000.000.

Saat ini, Masyarakat yang terkena dampak Bencana Alam ini mengungsi ke Rumah Keluarga dan Sanak Famili.

Seperti yang diberitakan TRIBUANANEWS.com, Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Suheru SIK MH melalui Danyon C Pelopor Kompol Buala Zega menyampaikan saat ini personil sedang melakukan evakuasi dan pembersihan sisa -sisa puing rumah penduduk dan tempat ibadah yang rusak di Desa Parbubu Pea dan Desa Sosor Gereja.

BACA JUGA:  Ani Yudhoyono Meninggal Dunia Di usia 66 Tahun
Rumah Warga Lainnya Yang Terkena Musibah.

“Bersama dengan Danramil Kapten INF A Samosir, Kapolsek Sipaholon AKP Simanjuntak dan Camat Sipaholon R Lumban Tobing, kita lakukan pembersihan guna membantu masyarakat yang tertimpa musibah”, ujarnya.

“Tidak ada korban jiwa, untuk sementara penduduk yang terdampak bencana tinggal dirumah penduduk lain atau di rumah keluarga,” kata Camat Sipaholon.

Menurutnya, sampai saat ini, Selasa (9/3/2021) jumlah rumah penduduk yang rusak akibat bencana itu masih dalam pendataan. Namun, dia memastikan tidak ada korban jiwa.

“Sementara penduduk yang terdampak bencana tinggal di rumah penduduk lainnya ataupun di rumah keluarga,” ujar Lumban Tobing. (OKTA)

Komentar