oleh

Antisipasi Bencana Saat Mudik Nataru, Polda Maluku Gelar Operasi Aman Nusa 2

-Daerah-48 views

Kabartoday, AMBON – Hari Raya Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020 sudah di depan mata. Pastinya banyak warga akan mudik berlibur baik yang merayakan Natal maupun tahun baru termasuk di Maluku. Salah satu transportasi yang jadi favorit mudik adalah angkutan laut. Dengan geografis Maluku yang lebih dari 90℅ adalah laut maka berbagai kemungkinan bencana dapat saja terjadi seperti kecelakaan laut maupun bencana lain di penghujung tahun ini.

Mengantisipasi hal ini, Polda Maluku melaksanakan apel gelar pasukan operasi Aman Nusa 2 Tahun 2019. Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol M Guntur bertindak selalu komandan apel yang dilaksanakan Senin (16/12) di lapangan upacara Letkol (Purn) Chr Tahapary kawasan Tantui, Kota Ambon.

Dalam apel yang dilaksanakan tepat pukul 07.00 WIT ini, semua unsur satuan kepolisian dikerahkan masuk dalam satgas operasi ini antara lain Satuan Brimob, Ditpolairud, Ditsabhara, Ditlantas, satuan Satwa tim K-9, tim DVI serta satuan lain. Satgas tersebut terdiri dari satgas SAR, satgas penanggulangan pengungsian dan perlindungan, satgas kedokteran dan kesehatan, satgas lidik sidik, dan satgas operasi.

BACA JUGA:  The New Normal , Sektor Curug Lakukan Upaya Mencegah Terjadinya Penularan Covid-19

Dansat Brimob Kombes Pol M Guntur selaku Kepala Satuan Tugas Operasi Aman Nusa 2 Polda Maluku ungkapkan pelaksanaan apel pasukan ini dalam rangka mengantisipasi kontijensi bencana alam di penghujung tahun 2019 dalam wilayah hukum Polda Maluku.

“Gelar pasukan ini dalam rangka antisipasi kontijensi bencana. Tujuannya mengecek kesiapan personil, peralatan dan kendaraan jajaran Polda Maluku,” ungkapnya.

Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol M Guntur selaku Kasatgas Opsda saat memimpin apel gelar pasukan Aman Nusa 2 Tahun 2019 Polda Maluku di Lapangan Tahapary Ambon Senin (16/12)

Terkait dengan pelaksanaan apel, ia jelaskan merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri kepada semua Polda jajaran untuk melaksanakan apel di masing-masing daerah.

Ia katakan, jajaran kepolisian siap mengambil tindakan mengantisipasi kemungkinan terburuk terjadinya bencana alam.

BACA JUGA:  Kementerian Agama Kabupaten Bekasi Gencar Lakukan Sosialisasi SKB 4 Menteri

“Tujuannya untuk mengantisipasi bencana. Kita tahu beberapa daerah di Indonesia saat ini sementara dilanda bencana seperti di Padang Sumatera Barat terjadi banjir bandang, termasuk juga di kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Juga dibeberapa daerah lain termasuk beberapa wilayah di Maluku juga sudah terjadi musim hujan. Ini merupakan langkah antisipasi,” terangnya.

Guntur paparkan pekan depan jajaran kepolisian juga akan menggelar operasi lilin 2019 untuk pengamanan hari raya Natal serta tahun baru 2020. Pastinya akan banyak masyarakat yang melaksanakan mudik. Sebagian besar akan menggunakan transportasi laut.

Perwira menengah Polri dengan pangkat tiga melati di pundaknya berujar dengan kondisi wilayah Maluku yang lebih dari 90 persen merupakan laut, maka kemungkinan terjadinya bencana laut cukup berpotensi. Karena itu, ia tekankan semua pihak terutama yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa 2 ini harus siap mengantisipasi.

Dalam pelaksanaan operasi yang bersifat kemanusiaan ini, Guntur mengaku pihaknya juga akan berkomunikasi dengan instansi terkait bersama-sama mengantisipasi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

BACA JUGA:  Dua Wartawan Diancam Akan Dibunuh Oleh Oknum Anggota Gudang Karet Mandala

“Dalam operasi ini, kita juga akan komunikasi dengan stakeholder terkait seperti Basarnas, rekan-rekan dari TNI termasuk juga dari Pemerintah Daerah baik BPBD maupun Dishub. Kita siap untuk menjawab tantangan ataupun jika terjadi bencana. Kalau kita kekurangan alat pastinya kita akan berkoordinasi dengan Basarnas untuk bisa diturunkan di lapangan,” tandasnya.

Kesempatan itu, orang nomor satu di satuan Brimob Polda Maluku ini menghimbau kepada semua masyarakat Maluku, khususnya yang akan melakukan mudik Natal Tahun Baru agar bersama-sama dapat menjaga situasi Kamtibmas yang makin kondusif.

“Tanggung jawab Kamtibmas tidak hanya ada pada aparat keamanan saja, tetapi menjadi tanggung jawab semua komponen masyarakat. Kondisi yang sudah sangat kondusif ini mari kita jaga sama-sama,” pintanya.

Ia meminta warga agar menghindari minuman keras (miras). Menurutnya miras merupakan pemicu terbesar terjadinya gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa menahan diri dari miras, Insya Allah situasi dan kondisi Ambon pada khususnya dan Maluku pada umumnya bisa aman dan terkendali,” pungkas Guntur. (Manuel)

Komentar