oleh

Antisipasi Covid-19 Saat Dua Kapal Pelni Masuk Ambon, 96 Penumpang Masuk Karantina

-Daerah-55 views

Kabartoday, AMBON – Enggan kecolongan kemungkinan adanya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tim gabungan TNI, Polri serta instansi terkait lainnya gencar mengawasi setiap kedatangan kapal penumpang PT Pelni yang menyinggahi Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Pengawasan ketat ini dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat serta maklumat Gubernur Maluku untuk mengantisipasi, mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku.

Tim gabungan yang terdiri dari gabungan personil Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, TNI dari Kodim 1504/Ambon, Satpol PP Pemprov Maluku, Dinas Perhubungan Pemprov Maluku, PT Pelni Cabang Ambon, PT Pelindo 4 Ambon, Dinas Kesehatan Kota Ambon, Dinas Kesehatan Pelabuhan (Kespel) Yos Sudarso Ambon serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pemprov Maluku.

Pengawasan tim gabungan terhadap kedatangan kapal PT Pelni di Ambon dipimpin Kapolsek Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Arief Budiharso.

BACA JUGA:  GMBI Laporkan Bupati Banjarnegara Ke Ombudsman RI
Personil kepolisian sedang mengawasi proses debarkasi penumpang KM Pangrango di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon Selasa (31/3/2020)

Seperti pengamanan yang mereka lakukan saat KM Tidar yang berlayar dari Tual tiba di Ambon Selasa (30/3/2020) sekitar pukul 09.00 WIT. Tim gabungan melakukan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh oleh petugas medis terhadap 385 penumpang yang melakukan debarkasi di Ambon. Saat pengecekan suhu tubuh, tidak ditemukan adanya penumpang dengan suhu tubuh lebih dari 38┬░celsius.

Tim kemudian melakukan pendataan dan pemeriksaan identitas penumpang. Hasil pemeriksaan terdapat 54 penumpang yang ber-KTP luar Maluku. Sesuai maklumat Gubernur Maluku, 54 orang ini harus menjalani proses karantina pengawasan kesehatan selama 14 hari sesuai SOP Mitigasi bahaya Covid 19 di Balai Diklat Maluku.

BACA JUGA:  50 Juta Ambyar Gegara Ruang KIA Dilalap si Jago Merah

Setelah melaksanakan pengawasan terhadap kedatangan KM Tidar, tim gabungan kembali melakukan hal yang sama saat masuknya KM Pangrango di Ambon Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 17.30 WIT. KM Pangrango sebelumnya berlayar dari Saumlaki, Banda kemudian menyinggahi pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Jumlah penumpang yang turun sebanyak 200 orang.

Saat pemeriksaan suhu tubuh, petugas tidak menemukan adanya penumpang dengan suhu tubuh lebih dari 38┬░Celsius. Namun saat dilakukan pendataan dan pemeriksaan identitas, petugas menemukan ada 42 penumpang yang ber-KTP luar Maluku. Sesuai dengan SOP Mitigasi Bahaya Covid-19, mereka harus menjalani proses karantina selama 14 hari.

Kapolsek KPYS Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Arief Budiharso,SH,S.IK (Tengah), Wakapolsek KPYS Ipda Abdul Kadir Kiat (Kiri) dan Kanitresintelkam Polsek KPYS Bripka Eko Prahanoto (Kanan-kemeja putih)

Dari kedatangan dua kapal PT Pelni KM Tidar dan KM Pangrango, total ada 96 orang yang digiring ke Balai Diklat Maluku untuk menjalani karantina guna pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:  Tim Buser Polsek Banyuwangi Gelandang Pencuri HP Asal Kampung Mandar

“Hari ini kita memeriksa dua kapal yang tiba di Ambon yaitu KM Tidar yang tiba tadi pagi dan sekarang KM Pangrango. Tadi pagi sesuai hasil pemeriksaan ada 54 penumpang KM Tidar yang ber-KTP luar daerah. Sekarang ini penumpang KM Pangrango sesuai pemeriksaan ada 42 orang. Sehingga total ada 96 orang yang sesuai SOP langsung dibawa untuk menjalani karantina,” jelas Kapolsek KPYS Ambon AKP Arief Budiharso Selasa (30/3/2020) sore di Dermaga Pelabuhan Yos Sudarso.

Selaku pemimpin tim gabungan, ia katakan pengawasan dan pemeriksaan para penumpang kapal PT Pelni yang tiba di Ambon akan dilakukan setiap saat selama masa tanggap darurat Covid-19. Kegiatan baru dihentikan jika ada keputusan pemerintah pusat serta pemerintah daerah yang menyatakan selesai masa darurat Covid-19. (Imanuel)

Komentar