oleh

Aroma Dan Bau Busuk Nuansa Politik Warnai Pengurusan E – KTP Di Batubara

Kabartoday, BATUBARA – Menjelang Pesta Demokrasi Pemilu 17 April mendatang di Kabuoatrn Batubara, disebut – sebut tidak sedikit Calon Legislatif terlihat berusaha memanfaatkan keberadaan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mendongkrak perolehan suara dengan alasan membantu masyarakat memperoleh identitas diri.

Kondisi ini, akhirnya membuat aroma berbau busuk dan nuansa politik kerap mewarnai Pendataan Perekaman E – KTP dan menjadi perbincangan hangat di tengah – tengah masyarakat, salah satunya di Dusun Satu Desa Petatal Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batubara, Jumat (29/03/19).

Informasi dihimpun, bertempat disalah satu rumah warga di Dusun Satu Desa Petatal Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batubara tersebut, terlihat ada salah seorang Caleg DPRD Kabupaten Batubara Inisial KA dari Partai Politik bergambar padi, sibuk mengondisikan sejumlah warga sembari memegang kertas yang merupakan Syarat Adminitrasi dalam Perekaman E – KTP, seolah Perekaman tersebut diduga telah bekerja sama dengan Disdukcapil.

Setelah itu, sang Caleg tersebut akan membawa berkas yang terkumpul ke Disdukcapil Batubara untuk diproses. Parahnya, Disdukcapil diduga kerap mendahulukan usulan pembuatan identitas masyarakat yang dibawa oleh sang Caleg. Sehingga, usulan masyarakat lainnya diduga menjadi terabaikan.

BACA JUGA:  Ani Yudhoyono Meninggal Dunia Di usia 66 Tahun

Menanggapi hal ini, salah seorang warga berinisial AR mengatakan kekecewaannya, karena harus menunggu antrian dari Pukul 14:00 WIB Siang hingga Pukul 19:15 WIB Malam tidak juga kunjung mendapat giliran untuk Perekaman E – KTP.

Menurutnya, hal itu dikarenakan pihak Disdukcapil tebang pilih dan lebih mengutamakan berkas permohonan Identitas Diri yang dibawa sang Caleg. Dimana, kendati berkas yang dibawa sang Caleg baru datang, langsung cepat diproses, atau langsung menjalani proses Perekaman E – KTP.

“Miris, ironisnya lagi, Saya melihat dan mendengar adanya salah seorang pria yang diduga Tim Sukses Calon itu menyerukan warga agar membantu mencoblos Calon tersebut”, cetus AR.

Tak juga kunjung mendapat giliran hingga Malam, dengan rasa kecewa akhirnya AR memutuskan untuk pulang ke rumah.

BACA JUGA:  Jalan Rusak Masyarakat Pertanyaan Kemana Dana PUPR Tersalurkan?

Dikatakan AR lagi, Warga yang tidak memiliki E – KTP, terlihat juga terus berbondong – bondong datang, hingga rela mengantri giliran melakukan Perekaman yang menjadi dasar agar bisa memiliki E – KTP di Batubara.

Sekertaris Disdukcapil Batubara Hamdan Doyok saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (1/4/2019) mengatakan, Perekaman E – KTP itu Offline bisa dimana saja.

Namun, terkait dugaan Perekaman E – KTP itu ditunggangi oknum Caleg, Hamdan tak bersedia berkomentar. Dan menyuruh Wartawsn agar langsung menemui Kepala Bidang Info Duk Disdukcapil Batubara.

“Langsung aja ke Kepala Bidang Info Duk”, kata Doyok.

Sementara itu, Kabid Info Duk Disdukcapil Kabupaten Batubara Ilyas ketika dikonfirmasi melalui selulernya, Jumat (29/3/2018) membenarkan adanya pihak Ketiga yang turut membantu dalam Perekaman E – KTP, tapi tidak tau dirinya itu sebagai Caleg atau tidak.

BACA JUGA:  Kecelakaan Tunggal Ciderai Beberapa Warga

Meski begitu, Ilyas mengaku, Dia tidak mengetahui bahwa oknum yang membantu tersebut adalah salah satu Caleg di Batubara.

Ketika ditanya apakah salah atau tidak jika hal tersebut terkesan ditunggangi kepentingan Politik Oknum Caleg, Ilyas tidak bersedia berkomentar banyak.

“Perekaman E – KTP dapat dilakukan di mana saja, baik di Sekolah, Rumah Warga, di Pasar dan di Pajak – Pajak, karena jemput bola, istilah untuk pendataan menyambut Pemilu 2019 mendatang, hingga sampai tanggal 15 April 2019 ini mengejejar ketertinggalan Kita”, jawsb Ilyas.

Ditanya apakah iru benar tufoksi Oknum Caleg tersebut, Ilyas mengatakan, bahwa dirinya pun sore datang dan dilihatnya membantu pendataan dan mengarahkan.

“Saya pun sore datang, Saya lihat, ya dibantunya pendataannya, begitu la membantu mengarahkan. Dia hanya turut membantu mengarahkan masyarakat untuk Perekaman E – KTP itu aja,masalah lain Kami tidak tahu la bang”, ucap Ilyas. (Okta/Saufi).

Komentar