oleh

Banjir Bandang Krisik Hanyutkan Jembatan Penghubung 2 Desa

kabartoday, Blitar – Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Blitar pada kamis (30/1/2020) telah menyebabkan banjir bandang yang disertai lumpur menerjang Desa Krisik, Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, menyebut banjir yang disertai lumpur dan material potongan-potongan kayu tersebut terjadi pada pukul 15.00 sore.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar Achmad Colik mengatakan, banjir bandang yang terjadi kemungkinan disebabkan terbakarnya lahan dan hutan yang berada di dataran atas saat musim kemarau lalu. sehingga pohon-pohon yang mati ikut terhanyut.

BACA JUGA:  Sesibuk Apapun Anak Prioritas Utama, Kapolres Kukar Beri Contoh Tauladan

Akibatnya material lumpur dan batang-batang pohon yang hanyut itu menyumbat aliran sungai. “intensitas hujan sangat deras hingga 1 jembatan yang ada di Desa Krisik penghubung antar Dusun Sumbermas dan Dusun Barurejo hanyut. “Ucapnya.

Cholik juga menyampaikan, dari kejadian tersebut ada 1 jembatan di Dusun Sukorejo Rusak, kemudian 1 jembatan Hanyut, 1 rumah terendam air, 14 ekor ternak babi hanyut serta 8 ha lahan pertanian terdampak.

BACA JUGA:  Soal Tepuk Tangan, Ketua DPRD DKI Sepakat Untuk Para Pekerja MRT

“Sejak tersiarnya banjir bandang tersebut, BPBD langsung melakukan penanganan dilokasi dengan di bantu Polri, TNI, Tagana, Dinsos, Dinkes, Masyarakat serta Relawan guna melakukan kerja bakti untuk pembersihan lokasi, “terang Cholik.

“Berdasarkan informasi dari BPBD, atas kejadian tersebut tidak ada jatuh warga yang terisolir, dan korban jiwa, namun total kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta, kemudian untuk Penanganan sejumlah jembatan yang rusak tersebut akan di renovasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).[]dwi arm

Komentar