oleh

Banyuwangi Berangkatkan 1310 CJH, Tertua Usia 101 dan Termuda Berusia 18 Tahun

Kabartoday, BANYUWANGI – Minggu (21/7/19) dinihari, sebanyak 443 calon jemaah haji (CJH) Banyuwangi diberangkatkan Bupati Abdullah Azwar Anas dari depan Pemkab Banyuwangi. Menggunakan 11 bus yang disediakan pemkab, calon tamu Allah SWT tersebut diberangkatkan tepat tengah malam menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Dari CJH yang berangkat, tercatat peserta dengan usia tertua bernama Sidik (101), asal Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung. Satu CJH termuda, Siti Nur Azizah (18), dari Dusun Krajan, Desa Peterongan, Kecamatan Kalibaru. Sesuai jadual, dari Asrama Haji Sukolilo selanjutnya akan diterbangkan menuju Mekah, Al-Mukaromah.

Selain itu juga ada CJH termuda kedua, yaitu Ahsan Saifur Nijar (23), putra dari KH Habib Toha, pengasuh ponpes Darul Anwar Desa Padang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Pemuda ini mendaftar sebagai calon jemaah haji sejak usia bocah kelas 6 sekolah dasar (SD).

BACA JUGA:  Panwaslu Curug bersikan APK kampenye di Hari Tenang

“Semoga semua jemaah diberi kesehatan bisa melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan selamat. Kami juga titip doa, di setiap tempat-tempat yang mustajabah tolong doakan Banyuwangi untuk selalu aman, sejahtera dan dijauhkan dari segala bencana,” ujar Bupati Anas.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyuwangi, H Slamet menambahkan, CJH Banyuwangi tahun 2019 ini jumlahnya 1.310 tergabung dalam tiga kloter, 48, 49 dan kloter 50. Pemberangkatan pertama pada Sabtu malam (20/7/19), diberangkatkan Kloter 48 dengan jumlah 448 CJH. Mereka berangkat dijadwalkan masuk asrama haji pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA:  Kapolda Maluku Dituding Terlibat Mafia Tanah, Kabid Humas Angkat Bicara

“Sedangkan kloter 49 dan 50 pada Minggu tengah malam (21/7/19) berangkat dari depan pemkab. Dua kloter ini dijadwalkan masuk asrama haji Senin (22/7/19,” jelas Slamet.

Para CJH ini, akan dipandu oleh 15 orang petugas, yang terdiri antara lain Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan petugas medis. Para CJH asal Banyuwangi ini, kata Slamet, masuk ke gelombang kedua. Sehingga jadwalnya mereka langsung menuju Mekkah.

BACA JUGA:  Rumah Wartawan Dibakar, FWJ Desak Polri Ungkap Dalangnya

“Setiba di Mekkah mereka akan melaksanakan umroh wajib, karena mereka ini termasuk haji tamattuk (mendahulukan umroh dulu baru haji),” terangnya.

Setelah umroh, mereka menunggu pelaksanaan haji kira-kira 17 hari. Setelah melaksanakan ibadah haji para jemaah haji akan bergeser ke Madinah untuk melaksanakan ibadah sunnah arbain.

“Mereka dijadwalkan kembali ke tanah air tanggal 2 September 2019 dari Madinah menuju Surabaya,” pungkas Slamet. (HS)

Caption : CJH termuda kedua, Ahsan Saifur Nijar (23), putra KH Habib Toha, pengasuh ponpes Darul Anwar Desa Padang Kecamatan Singojuruh

Komentar