oleh

Bedah Visum ET Repertum dan Carut Marut Hukum Terkait Kematian Ansel Wora

-Aktual-30 views

Kabartoday, Jakarta,- Garda NTT menggelar Diskusi Publik dengan tema BEDAH VISUM ET REPERTUM DAN CARUT MARUT HUKUM.Terkait menyoroti berbagai persoalan di NTT terutama isu-isu keadilan dan kemanusiaan khususnya yang hari ini terjadi di bumi Flobamora seperti kasus dugaan pembunuhan ASN di Ende dan persoalan-persoalan sengketa tanah serta proses penegakan hukum di NTT

BACA JUGA:  Pemeriksaan Kalapas Polewali Wajibkan Hafal Al Quran Jangan Dipolitisir

Acara ini diadakan Jumat, 13 Maret 2020,Gedung Margasiswa (PMKRI), Menteng Jakarta Pusat,(13/3/2020).

Diskusi yang dibagi dalam dua sesi dengan sub tema:
1. Bedah Kronologi dan Visum et Repertum Kematian Ansel Wora
2. Problem Kemanusiaan dan Carut Marut Penegakan Hukum di NTT

Diskusi ini dihadiri Nyoman Rae (Lawyer & Dosen),Yons Ebit (Ketua Umum Garda NTT),Petrus Selestinus (Koordinator TPDI & Pengacara Peradi),Natalius Pigai (Mantan Komisioner Komnas HAM),Sebastian Salang (Mantan Direktur Formappi),Rudi Kabunang (Lawyer)
Tardi Mbalembout ,Marsel Ado Wawo (Pemerhati Isu Kemanusiaan) dan ratusan anggota Garda NTT.

BACA JUGA:  M.Sholicin : Generasi Millenial Perlu Kita Rangkul di Sector UMKM

Thomas Ungkapkan ,”terkait persoalan yang terjadi pada Ansel Wira , yang tidak terungkap dengan diskusi publik ini, berharap ada Solusi Sama sama untuk dapat melakukan pergerakan untuk melakukan pendekatan pada para pimpinan dengan pedekatan hukum agar kedepannya tidak terjadi lagi kasus kasus yang tidak tuntas yang akan mengembalikan kepercayaan masyarakat NTT terhadap hukum agar kedepannya penegak hukum netral tidak ada lagi ketidak Adilan dan kebenaran tetap jadi pedoman, tutupnya. (A.yani)

BACA JUGA:  Kanwil DJP Jawa Timur II Juanda Gelar "Pajak Bertutur" Peringati Hari Guru

Komentar