oleh

Begini Kata Korban Kecelakaan Proyek Mall Banyuwangi Kejadian Sebenarnya

KabartodayBANYUWANGI – Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kiasan ini dialami Ali Mustamiin, warga Dusun/Desa Pondok Nongko Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Pria berusia 20 tahun ini mengalami kecelakaan kerja saat ikut menggarap proyek renovasi Mall Pelayanan Publik Banyuwangi, Kamis (07/11/19) kemarin lalu.

Dan apesnya lagi, Ali Mustamiin ini justru menjadi korban pemberitaan bohong atau hoax oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan. Musibah yang dialaminya tersebut, diberitakan oleh salah satu media online namun tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Dalam pemberitaan, Mustamiin, panggilan akrab lajang tersebut ditulis mengalami patah kaki akibat kecelakaan kerja. Padahal, dia hanya mengalami luka sobek di bagian betis dan ibu jari kaki kiri.

BACA JUGA:  Polres Jakbar Gelar Apel Cipkon Kesiapan Patroli Blue Light

“Itu tidak benar mas, saya tidak mengalami patah kaki. Hanya luka robek saja, dan sekarang sudah dijahit dan diobati. Bahkan semua biaya ditanggung oleh perusahaan. Termasuk untuk kebutuhan selama saya istirahat di rumah juga diberikan,” paparnya ketika ditemui media ini, pada Jumat (15/11/19) sore.

Mustamiin mengaku resah atas pemberitaan yang tidak sesuai fakta tersebut. Sebab, beberapa hari setelah kejadian, ada sekelompok orang yang mengaku wartawan berdatangan ke rumahnya.

“Awalnya satu orang yang ngaku wartawan nemui saya, nanya-nanya terkait kecelakaan kerja yang saya alami. Tapi ternyata yang ditulis beda dengan yang saya sampaikan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Truk TRANSFORMER Bermuatan Tanah Terguling Timpa Minibus Hingga Ringsek

Setelah itu, kesokan harinya datang lagi sekitar 7 sampai 8 orang yang juga mengaku wartawan. Kebetulan, pada hari itu Mustamiin sudah mulai bekerja lagi, karena kondisinya mulai pulih.

“Akhirnya nemui ibu saya yang saat itu sedang mengangkut batu bata. Mereka menyampaikan jika saya dipaksa kerja oleh kantor (CV Ayu Susila Karya,red) masih dalam kondisi sakit. Saya kaget mas, saat mengetahui itu. Soalnya, saya sendiri yang memang berkehendak kerja, karena kondisi saya. sudah mendingan,” ungkapnya.

Kata Mustamiin, dirinya hanya mengerjakan hal-hal kecil dan tidak sepeserpun ada potongan gaji dari perusahaan.

BACA JUGA:  Partai NasDem Kabupaten Pasuruan Berbagi Kebahagian Bersama Anak Yatim Piatu

“Gaji yang diberikan tetap mas. Tidak ada pengurangan samasekali,” paparnya.

Keresahan yang dialami Mustamiin dan keluarga rupanya juga dirasakan warga sekitar. Warga merasa tidak nyaman dengan perilaku oknum-oknum yang terkesan memprovokasi dirinya dan keluarganya.

Terpisah, Ruli helmi setyono, selaku Mandor Kepala CV Ayu Susila Karya, membantah keras jika tidak memberikan hak-hak karyawannya sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. “Kita sudah sesuai dengan aturan, termasuk juga kita sudah daftarkan seluruh karyawan yang ada ke BPJS Ketenagakerjaan,” sebutnya. (HS) 

Caption : Ali Mustamiin, saat klarifikasi kepada awak media, Jumat (15/11/19) sore. 

Komentar

News Feed