oleh

Bentrokan Antar FBR Tangsel Dengan Outsourcing Samudera

Kabartoday, Tangsel – Forum Betawi Rempug (FBR) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengeluarkan taringnya lagi. Hal itu dipicu lantaran Outsourcing Samudera dianggap tidak bersaing sehat untuk mendapatkan tender keamanan.

Ormas FBR Tangsel yang awalnya berjumlah 70 orang pimpinan Ahmad Barata (Korwil FBR Tangsel) mendatangi apartemen Breeze, mereka berjaga jaga di depan pintu apartemenThe Breeze Bintaro alamat Jl. Raya Bintaro Sektor 3 Kel. Pondok Karya Kec. Pondok Aren Kota Tangsel, Selasa (12/2/2019).

BACA JUGA:  Survei Kompas Selisih 11,8%, Meski INES Sebelumnya Luncurkan 50,2% Untuk Prabowo, 27,7% Untuk Jokowi

Video bentrokan

Dikatakan Barata, Outsourcing Samudera dinilai curang dan tidak bersaing sehat, karena awal pengajuan proposal untuk tender keamanan diajukan oleh FBR, “ucap Barata pada wartawan.

Munculnya bentrokan diawali dengan pihak keamanan dari pihak Outsourcing Samudera yang memenangkan tender berusaha masuk ke area Apartemen tersebut, namun  dihadang oleh anggota-anggota ormas FBR.

BACA JUGA:  Kecemplung Korupsi, Mantan Kades Gondang Diperiksa Kejari Pemalang

Situasi semakin memanas dan tidak kondusif, hingga tidak terkendali. Pihak outsourcing Samudera kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Pondok Aren.

Merasa tidak terima atas perlakuan outsourcing Samudera di dalam lingkungan apartemen Brezee, para anggota FBR kemudian melempari pintu masuk apartemen yang terbuat dari seng dengan menggunakan batu.

Video FBR Tunggu Janji Pihak Management…

Pasukan pengamanan apartemen (TNI dan Polri) terpancing dan melakukan perlawanan, sehingga massa FBR meninggalkan lokasi apartemen.

BACA JUGA:  Solidaritas Perempuan Absen dari Agenda Calon Pemimpin Bangsa

Memuncak, sekitar Pukul 21.20 Wib massa FBR kembali mendatangi apartemen Breeze dengan jumlah anggotanya yang lebih banyak.(iyan/red)

Komentar