oleh

Beredar Ganjil-Genap Sepeda Motor di Jakarta Adalah HOAX

Kabartoday, Jakarta – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp yang berisi pemberitahuan adanya penerapan pembatasan kendaraan pribadi berdasarkan nomor kendaraan ganjil dan genap bagi sepeda motor, adalah Hoaks.

Sebelumnya terdapat pesan berantai yang meminta “Pengendara roda dua waspada karena ganjil genap bagi roda dua akan dilakukan uji cobanya pada 18-31 Juli dan diterapkan mulai Agustus 2018″, Menurutnya disinilah letak kepalsuan pesan tersebut karena 2018 sudah lewat tahun lalu.

Menurut pihaknya juga belum memutuskan untuk memberlakukan kembali ganjil genap bagi roda empat seperti yang diusulkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) apalagi bagi roda dua.”Belum diputuskan soal itu,” tegas Syafrin saat dihubungi Kabartoday.co.id, Jum’at (12/7/2019).

BACA JUGA:  KPU akui Lalai 'Kesalahan Input Bukan Karena Serangan Cyber

Sebelumnya BPTJ mengusulkan agar Pemprov DKI menerapkan kembali ganjil genap yang dilangsungkan selama perhelatan Asian Games, yakni dengan jam yang lebih panjang sejak pukul 06.00 – pukul 21.00 Wib.

Setelah dievaluasi ganjil genap yang digelar selama Asian Games 2018 adalah yang paling efektif mengurangi kemacetan.

Sekali lagi dirinya menegaskan pihaknya masih berkordinasi di internal Dishub DKI guna memutuskan penerapan kembali ganjil genap versi Asian Games 2018 untuk roda empat.

BACA JUGA:  Mr Kan: Jangan Ada Pihak-Pihak Gunakan Pasal Makar Sesukanya

“Akan kita coba pelajari dari sisi kami Pemprov dalam mengambil keputusan itu, banyak aspek harus dinilai, itupun harus harus benar-benar kita kaji, jadi kita akan lakukan dari kajian BPTJ, dan akan kita lakukan kajian kembali secara komperhensif, “ucap Syafrin.(Bbg/Tom)

Komentar