oleh

Berikan Keteladanan, Para Guru SMK Muhammadiyah VI Rogojampi Ikut Screening & Tes Urin

Kabartoday, BANYUWANGI – Screening dan tes urine yang dilakukan di lembaga Pendidikan SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi, tidak hanya diberlakukan kepada siswanya saja. Namun tes urine ini juga dilakukan kepada 70 guru dan karyawan lembaga tersebut. Dan hasilnya, seluruhnya dinyatakan Negatif.

“Hasil tes yang dilakukan kepada seluruh siswa kami hasilnya negatif. Dan Alhamdulillah, untuk hasil tes dewan guru dan karyawan, hasilnya juga sama negatif. Ini merupakan wujud tauladan bagi guru dan siswa dalam pencegahan serta memulihkan mereka yang terindikasi narkoba,” ujar Kepala SMK Muhammadiyah VI Rogojampi melalui guru BP, Sunariyah.

Sementara Mohammad Iksan, ketua Lembaga Rehabilitasi Pencegahan dan Penyalagunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) selaku pelaksana teknis mengatakan, jika kegiatan ini adalah lanjutan screening dan tes urine para siswa yang dilaksanakan pada Rabu (2/10/19), oleh LRPPN BI DPD Banyuwangi, bekerjasama dengan Klinik dr Didik sulasmono (KDS) Gitik Rogojampi, serta sinergi bersama Badan penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN-LAI) DPC Banyuwangi. Selain itu juga didampingi pihak kepolisian sektor Rogojampi.

BACA JUGA:  Oknum Guru SMK Satyapraja 3 Memukul Siswanya Hingga Lebam

Dikatakan Iksan, panggilan akrab ketua LRPPN BI ini, bahwa saat ini sebagai lanjutan screening dan tes urine terhadap 70 guru dan karyawan SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi. Yang tujuannya untuk mewujudkan dan menjadikan tauladan, bagi siswa siswanya dalam pencegahan serta pemulihan.

“Bagi yang terindikasi, sudah duluan siswanya di tes urine. Sedangkan screening dan tes urine, sejumlah 70 guru dan karyawan. Hasilnya semuanya negatif,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pabrik Tabung Gas di Karawang di Demo Massa

Kadiv Kesehatan BPAN-LAI Banyuwangi, dr. Didik Sulasmono menuturkan, screening dan tes urine yang dilaksanakan di kalangan pelajar dan guru ini dimaksudkan untuk menjadikan usaha menjaring para pengguna dan penyalahgunaan narkoba sekaligus usaha pencegahannya.

“Sehingga di kemudian hari dilingkungan sekolah akan bersih dari narkoba. Karena sekolah aktif melakukan screening narkoba, maka anak sekolah tentunya akan berpikir berkali lipat jika hendak menyalahgunakn narkoba,” tandasnya. (HS) 

Caption : Proses screening dan tes urine para guru di SMK Muhammadiyah VI Rogojampi

Komentar

News Feed