oleh

Bernostalgia di Kemiren, Irjen Istiono Apresiasi Perkembangan Pesat Banyuwangi

KabarToday, BANYUWANGI – Perkembangan budaya Banyuwangi saat ini mendapat apresiasi positif dari Irjen Istiono SIK MH, mantan Kapolres Banyuwangi periode 2006 – 2007 yang saat ini menjabat sebagai Kakorlantas di Mabes Polri. Hal itu dia sampaikan saat bernostalgia di Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Minggu (27/12) malam.

Istiono mengaku tidak pernah membayangkan perkembangan Banyuwangi, khususnya budayanya, begitu pesat seperti saat ini. Dibanding pada saat kepemimpinannya di Polres Banyuwangi. Menurutnya, perkembangan budaya Banyuwangi saat ini jauh melebihi perkiraannya. Karena selama menjabat di Banyuwangi kala itu, Istiono belum memahami berbagai kesenian maupun budaya Banyuwangi. Yang dikenalnya saat itu Banyuwangi adalah kota santet.

“Terus terang saya baru paham cerita tari jaran goyang, gandrung, termasuk suguhan barong, lesung, tradisi goreng kopi dan sebagainya. Saya baru mengerti saat ini,” akunya.

BACA JUGA:  Fahri Bahas Zero Waste dan Isu Lingkungan Bersama Delegasi Norwegia

Walau telah lama meninggalkan Banyuwangi, Istiono mengaku sejak 10 tahun ini mendengar terjadinya perkembangan di Banyuwangi.

“Tapi tidak mengira sampai seperti ini. Ini tentu berkat kepemimpinan Pak Anas (Bupati Abdullah Azwar Anas, red) juga,” tuturnya.

Berbagai objek wisata di Banyuwangi, dinilainya sebagai destinasi wisata yang cukup menarik dan perlu dikunjungi. Bahkan Istiono yakin beberapa destinasi wisata Banyuwangi itu mampu membawa daya tarik pada wisatawan domestik maupun manca.

BACA JUGA:  Puluhan Mahasiswa Demo KPK, Desak Periksa Bupati Sijunjung Terkait Dugaan Korupsi APBD

“Terus terang selama ini saya juga ikut promosi juga loh,” akunya seraya tertawa saat memberikan sambutan dihadapan Bupati Anas, Kapolres Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin dan beberapa tamu undangan lainnya.

Pembangunan rumah adat di Kemiren juga menjadi perhatian Istiono. Bangunan-bangunan tradisional di Sanggar Genjah Arum itu benar-benar menjadi perhatian serius.

BACA JUGA:  Sidang Praperadilan BTO, KPK Menghadirkan Saksi Ahli Mantan Jaksa

“Saya nggak nyangka rumah adat ini bisa disulap oleh Pak Iwan (pemilik Sanggar Genjah Arum, red) menjadi seperti ini,” tukasnya.

Di akhir nostalgianya di Banyuwangi, Irjen Istiono mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan yang sangat baik dari warga Banyuwangi. Berbagai suguhan seni dan budaya Banyuwangi dia akui sangat menghiburnya. (Hakim Said) 

Komentar