oleh

BNNP Maluku Musnahkan Paket Sabu Tak Bertuan Asal Jawa Timur

Kabartoday, AMBON – Sebanyak 49,78 gram zat jenis Methamphetamin alias sabu tak bertuan dimusnahkan Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Maluku.

Jenis narkotika golongan satu tersebut dimusnahkan dengan cara dilarutkan kedalam air dan kemudian dihancurkan menggunakan mesin blender.

Kegiatan pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Maluku Brigjen Pol Drs Iman Sumantri,M.Si, Jumat (8/11) di ruang pertemuan lantai II Kantor BNNP Maluku kawasan Karang Panjang Kota Ambon. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan sejumlah instansi stakeholder mitra BNNP Maluku.

Saat akan dimusnahkan, sabu seberat 49,78 gram dalam kemasan plastik bening dimasukan ke dalam tabung blender yang berisi air. Kemudian mesin blender dihidupkan untuk melarutkan air yang telah dicampuri sabu. Larutan “jus sabu” ini kemudian dibuang.

BACA JUGA:  Pesta Sabu, 3 Oknum Wartawan dan 2 Orang Lainnya Digrebek Polisi

Kepala BNNP Maluku Brigjen Pol Iman Sumantri dalam keterangannya mengungkapkan sabu yang dimusnahkan ini merupakan paket tak bertuan yang diamankan pihaknya dari Kantor Pos Ambon pada Senin (30/9).

“Awalnya kita mendapatkan informasi dari pihak Kantor Pos Ambon ada paket kiriman yang telah 27 hari tidak diambil. Kemudian kita amankan paket tersebut ke kantor BNN,” jelas Sumantri.

Dari fisiknya, paket barang kiriman tersebut berukuran kecil yang dimasukkan dalam plastik klem bening ukuran sedang. Plastik tersebut kemudian dikemas dalam kemasan aluminium foil susu bersama kantong teh celup dan dibungkus menggunakan wadah. Dari luarnya, paket itu dilak menggunakan lakban warna coklat.

Sumantri yang sebelumnya bertugas di biro pengawasan penyidikan (wassidik) Bareskrim Mabes Polri ini beberkan paket sabu ini sesuai alamat pengirim berasal dari seorang warga berinisial “R” yang merupakan warga daerah Malang, Jawa Timur. Barang haram yang sangat merusak bangsa ini dikirim melalui jasa pengiriman udara dengan alamat penerima seorang warga dengan alamat di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku. Tengah.

BACA JUGA:  Bupati Karawang Raih Penghargaan Satyalencana Pembangunan

Perwira tinggi Polri dengan pangkat satu bintang di pundaknya ini katakan setelah mengamankan paket tersebut, ia langsung memerintahkan jajarannya melakukan penyelidikan ke alamat penerima. Namun hasil penyelidikan petugas tidak berhasil menemukan pemilik sesuai alamat penerima.

Sumantri jelaskan, saat mengetahui isi paket tersebut berupa kristal putih, langsung dicurigai merupakan zat Narkotika golongan I jenis sabu. Kemudian paket tersebut ditimbang dan diketahui seberat 50 gram.

Untuk memastikan barang tersebut barang terlarang, maka perlu dilakukan pengujian laboratorium. Sebanyak 0,12 gram diambil untuk keperluan pengujian laboratorium. Hasil uji lab, positif merupakan Methamphetamin alias sabu. Kemudian pihaknya mengambil sabu seberat 0,10 gram disimpan untuk keperluan pembuktian di Pengadilan bila suatu saat pelaku atau pemilik barang terungkap.

BACA JUGA:  Tonin Berharap Pasca Penetapan Presiden RI, Kivlan Zen Dibebaskan

“Kita sisisihkan untuk pengujian laboratorium 0,12 gram dan untuk bukti dipengadilan 0,10 gram. Sisa sebanyak 49,78 gram untuk dimusnahkan. Sebagian kecil disisihkan untuk pembuktian di sidang pengadilan,” tandasnya.

Untuk keperluan adminstrasi pemusnahan barang bukti ini, BNNP Maluku telah meminta penetapan pemusnahan barang bukti dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon.

Ia tegaskan, bersama jajaran serta instansi stakeholder terkait akan terus berperang tanpa henti melawan peredaran narkoba di wilayah Provinsi Maluku. (Imanuel)

Komentar