oleh

Brigjen Pol Ferdy Sambo, Tindak Tegas Anggota Yang Bermain Pungli

Kabartoday, Jakarta – Brigjen Pol Ferdy Sambo Kadiv Propam Polri yang sebelumnya mantan Diritipidum Bareskrim Polri itu mengingatkan seluruh anggota Polri agar tidak main-main dengan Pungli(Pungutan Liar).

Peringatan itu menjadi bentuk satu isi Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis Nomor: ST/3326/XI/HUK.7.1/2020 tertanggal 27 November 2020 yang diteken Ferdy Sambo. Telegram ditujukan kepada seluruh kabid propam di jajaran Polri.

Seluruh anggota Polri harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang merayakan Natal dan libur pada malam pergantian Tahun 2021

“Ia akan memberikan sanksi tegas ketika Anggota Polri yang kedapatan melakukan pungli dan kegiatan lain yang merugikan masyarakat,” kata Sambo dikutip dari salinan Telegram tersebut, Jumat, (27/11/2020).

BACA JUGA:  Maling HP Asus dan Duit 700 Ribu Ditangkap Polisi

Brigjen Pol Ferdy Sambo S.H, S.I.K, M.H di promosikan menjadi Kadiv Propam Polri melalui surat Telegram Kapolri Nomor: ST/3222/XI/KEP./2020 tertanggal 16 November 2020. Polisi Kelahiran Sulawesi Selatan ini mengisi posisi kosong sebagai Kadiv Propam yang sebelumnya di jabat Irjen Pol Ignatius Sigit yang telah meninggal dunia di karenakan sakit.

Berikut poin -poin dari isi Telegram tersebut:

1. Memberikan arahan yang jelas dan meningkatkan kesadaran kepada anggota untuk tidak melakukan pungutan liar, penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang sehingga merugikan organisasi dan mencoreng citra Polri.
2. Tingkatkan kewaspadaan petugas serta kesiapsiagaan personel Polri dari berbagai potensi ancaman orang tidak dikenal yang datang sewaktu-waktu
3. Tingkatkan kualitas pelayanan publik secara optimal dengan lakukan kegiatan yang bersifat simpatik dan menyentuh hati masyarakat, baik secara perorangan maupun kelompok guna meningkatkan opini positif masyarakat.
4. Ciptakan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat yang melaksanakan Hari Natal dan malam tahun baru untuk memberikan rasa aman, tampilkan rasa empati dan tingkatkan kepercayaan masyarakat pada institusi Polri.
5. Optimalkan fungsi pengawasan pelaksanaan tugas terhadap anggota satuan kewilayahan yang melaksanakan Operasi Lilin dengan protokol kesehatan.
6. Fungsi Propam khususnya provos melaksanakan pengawasan melekat dan pendampingan terhadap anggota yang melaksanakan Operasi Lilin di satuan kewilayahan.
7. Memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang melakukan penyalahgunaan wewenang seperti melakukan pungli, penyimpangan dan kegiatan yang merugikan masyarakat pada saat melaksanakan Operasi Lilin serta pelanggaran tidak memedomani protokol kesehatan.[]TOM

BACA JUGA:  Bobol Rumah Dan Maling TV Serta Uang, Roni Gol Masuk Penjara

Komentar