oleh

Brimob Kaltara Bantu Padamkan Api Saat Kebakaran Hebat di Kota Tarakan

-Daerah-143 views

Kabartoday, TARAKAN – Kebakaran hebat melanda Kota Tarakan di Kalimantan Utara. Sedikitnya 100 unit rumah dan 150 unit bangunan kios serta pusat perbelanjaan ludes dilalap si jago merah. Peristiwa kebakaran ini terjadi Senin (20/1/2020) sekitar pukul 11.30 WITA di kawasan Pasar Batu jalan Yos Sudarso RT 24 Kelurahan Sebengkok Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan Kalimantan Utara.

Lima jam lebih api mengamuk membakar serta menghanguskan apa saja yang ada di kawasan padat perumahan ini. Sebagian besar rumah dan kios yang terbuat dari kayu membuat api lebih cepat menyebar.

Sulitnya akses jalan untuk memadamkan api di bagian belakang pasar RT 24 Kelurahan Sebengkok menambah bebasnya si jago merah mengamuk. Api baru dapat dijinakan sekitar pukul 17.00 WITA. Beruntung dalam peristiwa kebakaran hebat ini tidak ada korban jiwa. Hanya korban material saja dimana sekitar 100 rumah, 150 kios jualan dan sejumlah ruko habis terbakar. Total kerugian material belum bisa diperkirakan.

Ratusan rumah, kios jualan serta ruko di kawasan Pasar Batu jalan Yos Sudarso RT 24 Kelurahan Sebengkok Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan hangus terbakar Senin (20/1/2020)

Tim gabungan berbagai dari berbagai instansi ambil bagian dalam pasukan pemadaman api. Puluhan unit kendaraan dengan fungsi pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran. Pasukan pemadaman api gabungan terdiri dari personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, Pemadam Kebakaran Kota Tarakan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tarakan, personil Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara, Polres Tarakan, personil Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 613/Raja Alam serta pasukan relawan dan masyarakat sekitar lokasi.

BACA JUGA:  Dugaan Money Politik, Demo Spontanitas Desak Aparat Penegak Hukum Dan Bawaslu Tanjungbalai Jangan Tutup Mata

Sebanyak 31 unit kendaraan dengan fungsi pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Empat unit mobil damkar Pemkot Tarakan, 20 unit mobil tangki air, satu unit mobil damkar dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandara Juwata Kota Tarakan, satu unit mobil pemadam dari PT Pertamina Tarakan, satu mobil damkar milik pelabuhan laut Tarakan. Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara menerjunkan satu unit mobil Armoured Water Canon (AWC), demikian pula dari Polres Tarakan ada satu unit mobil AWCAWC serta dua unit mobil operasional dari PDAM Kota Tarakan.

Turut disiagakan di lokasi kebakaran tujuh unit mobil ambulance dimana enam unit dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan serta satu unit mobil ambulance milik Brimob Polda Kaltara.

BACA JUGA:  Seleksi Kompetensi Calon PNS Karo 2019 Dilaksanakan

Belasan personil Brimob yang diterjunkan membantu ke lokasi dipimpin langsung Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimobda Kaltara AKBP Sutrisno Hady Santoso. Tak tanggung-tanggung orang nomor dua di jajaran Brimobda Polda Kaltara ikut berjibaku langsung bersama pasukan gabungan lainnya untuk berusaha secepatnya memadamkan api di lokasi kebakaran.

Terhadap ikut andilnya pasukan Brimob Polda Kaltara ini, Sutrisno katakan sudah merupakan salah satu bagian tugas sebagai anggota Polri untuk turut membantu masyarakat yang mengalami musibah.

“Ya kita (polisi-red) insan pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat. Jadi sudah menjadi salah satu tugas kita terlibat langsung membantu masyarakat yang terkena musibah. Kita tidak cuma menjaga Kamtibmas saja, tetapi lebih dari itu wajib ikut membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Termasuk seperti peristiwa kebakaran ini,” jelas Sutrisno.

AKBP Sutrisno Hady Santoso,S.IK, Wadansat Brimob Polda Kalimantan Utara

Mantan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini beberkan salah satu kendala bagi pasukan gabungan pemadaman api di lokasi karena banyaknya rumah serta kios jualan yang terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar. Belum lagi sulitnya akses jalan bagi mobil damkar untuk mendekati titik api di bagian belakang area pasar baru sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa memadamkan api.

BACA JUGA:  54 Anggota Brimob Polda Banten Jalani Tes Urin Narkoba

Terhadap penyebab kebakaran, alumni Akademi Kepolisian tahun 1999 ini ungkapkan berdasarkan pengakuan saksi saudara Galang, warga setempat sumber api berasal dari rumah milik Budi.

“Menurut pengakuan saksi saudara Galang yang merupakan warga setempat, sumber api berasal dari rumah milik bapak Budi. Rumah tersebut dikontrak oleh ibu Nur yang sehari-harinya menjual gorengan. Saudara Galang melihat api ini sekitar pukul 11.30 WITA. Api berasal dari bagian dapur rumah yang terbuat dari kayu,” ujar Sutrisno.

Api mengamuk di kawasan Pasar Batu jalan Yos Sudarso RT 24 Kelurahan Sebengkok Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan

Melihat adanya api yang mulai membesar, Galang langsung berteriak meminta pertolongan warga. Dengan peralatan seadanya, warga berusaha memadamkan api. Namun karena angin kencang serta sebagian besar rumah terbuat dari kayu, api menjadi besar dan merembet ke bangunan yang lain.

Api baru bisa dijinakan lima jam kemudian atau sekitar pukul 17.00 WITA setelah personil gabungan datang dengan puluhan unit mobil dengan fungsi damkar membantu menjinakan api.

Saat itu Sutrisno menghimbau kepada masyarakat di wilayah hukum Polda Kaltara agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di dapur agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saat beraktivitas di dapur, hendaknya warga lebih berhati-hati. Terutama agar memperhatikan alat masak yang digunakan baik itu kompor maupun yang lain. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan warga sendiri seperti kompor meledak atau kejadian lainnya,” himbaunya. (Imran)

Komentar