oleh

Brimob Polda Kaltara Tangkap Pengedar Narkoba di Tarakan

Kabartoday, TARAKAN – Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan seorang pengedar narkoba di Kota Tarakan. Anas Abdullah bin Abdullah (45) warga Kota Tarakan yang berasal dari Makassar ini ditangkap Sabtu (18/01/2020) sekitar pukul 23.00 WITA. Dari tangannya, personil Brimob mengamankan barang bukti satu bungkus plastik bening berisikan sabu-sabu dengan berat kotor 10 gram.

Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda Kaltara AKBP Sutrisno Hady Santoso membenarkan ada anak buahnya yang menangkap dan mengamankan seorang warga Kota Tarakan yang diduga merupakan pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

“Iya benar. Malam Minggu ada anggota kita yang berhasil mengamankan seorang warga yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Saat penangkapan, anggota kita berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu dalam plastik bening dengan berat bruto 10 gram,” jelas Sutrisno Senin (20/01/2020).

Sutrisno yang merupakan jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1999 ini jelaskan penangkapan terduga pelaku narkoba ini berawal saat Sabtu (18/01/2020) sekitar pukul 21.00 WITA ada informasi masyarakat yang masuk ke Seksi Intel Brimbo Polda Kaltara bahwa akan ada transaksi narkoba. Petugas intel Brimob kemudian melakukan pendalaman informasi masyarakat tersebut sebelum mengambil tindakan. Kesimpulan pendalaman informasi ini, petugas intel Brimob harus turun lapangan melakukan pemantauan saat itu juga.

BACA JUGA:  Anies Penuhi Janjinya Membangun Stadiun Sepakbola Sekelas Dunia

Kemudian beberapa personil intel Brimob dipimpin Ipda Moedji Santoso melakukan pengumpulan bahan keterangan dan melakukan pengamatan daerah yang diduga menjadi area transaksi narkoba. Beberapa lama menunggu, sekitar pukul 23.00 WITA petugas melihat seorang warga dengan lagak mencurigakan berada di sekitar wilayah jalan Sebengkok Waru RT 27 Kelurahan Sebengkok Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. Petugas terus mengamati orang tersebut untuk memastikan ciri-ciri sesuai informasi yang diterima. Gerak gerik orang itu makin mencurigakan.

Anas Abdullah (45) warga Kota Tarakan yang ditangkap personil Brimob Polda Kalimantan Utara Sabtu (18/1/2020) pukul 23.00 WITA dengan barang bukti narkoba jenis sabu dengan berat bruto 10 gram.

Akhirnya dengan menggunakan diskresi kepolisian, personil Brimob mengamankan orang tersebut. Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap terduga pelaku. Saat melakukan penggeledahan petugas meminta salah satu warga setempat Ardi (42) untuk menjadi saksi. Dalam penggeledahan, ditemukan barang bukti satu plastik bening yang diduga berisi sabu-sabu dengan berat bruto 10 gram. Barang bukti lain yang diamankan yaitu satu bungkus bekas pembungkus rokok U-Mild, satu buah korek api, satu unit handphone merek Strawberry warna putih model : S-4, satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna putih dengan nomor polisi KU 3278 G serta uang tunai sebesar Rp. 121.000,-. Saat dilakukan penggeledahan identitas pelaku ternyata Anas Abdullah bin Abdullah merupakan warga Kompleks Pasar Batu RT. 27 Kel. Selumit Pantai, Kec. Tarakan Tengah, Kota Tarakan.

BACA JUGA:  Fazaaro Di PHK PT SAM 2 Rohul, Akan Tempuh Jalur Hukum

Setelah menemukan cukup bukti, petugas kemudian membawa pelaku ke Makosat Brimob di Tarakan untuk dilakukan pemeriksaan awal. Selanjutnya petugas menyerahkan terduga pelaku ke Satuan Reserse Narkotika Polres Tarakan dilakukan proses hukum terhadap perbuatannya.

Sutrisno ungkapkan Anas Abdullah ternyata pernah menjalani hukuman penjara empat tahun di Lapas Tarakan dalam kasus yang sama. Dia bebas tahun 2010 lalu. Ternyata narkotika cukup menggiurkan sehingga pelaku kembali terjun kembali ke dunia narkotika.

BACA JUGA:  Kinerja BPN Banyuwangi Dipertanyakan, 3 Tahun Lebih Pengajuan Ukur Tanah Belum Kelar

Mantan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini menghimbau kepada masyarakat Kota Tarakan serta yang berada di wilayah hukum Polda Kalimantan Utara agar tidak tergiur maupun terlibat dalam kasus narkoba. Karena saat ini narkoba menjadi musuh utama negara Indonesia yang harus diberantas habis.

“Saya himbau kepada masyarakat yang ada di Kalimantan Utara agar tidak terlibat narkoba. Narkoba termasuk musuh utama negara ini yang harus diberantas sampai ke akar-akarnya. Karena itu, siapa pun yang terlibat narkoba kita (polisi-red) akan sikat tanpa pandang bulu,” himbau Sutrisno. (Imran)

Komentar