oleh

Budiyanto : Pemda Kabupaten Bekasi Harusnya Melek Terkait Bangunan Negara Banyak yang Bobrok

Kabartoday, Bekasi,- Salah satu politisi muda berbakat, yang juga seorang pengusaha, Budiyanto merasa miris melihat kebanyakan kondisi bangunan sekolah SD/SMP Negeri, Puskesmas, Gedung Perkantoran di Kabupaten Bekasi masih banyak yang rusak.

Budiyanto yang akrab di panggil kang Budi, saat menjelaskan keprihatinannya di Bekasi, 17/7/2020, mengatakan bahwa orang luar Bekasi menganggap Bekasi adalah daerah dollar, pusat industri terbesar se Asia Tenggara, PAD dan APBD Kabupaten 10 besar tertinggi di Indonesia, pusat kawasan perumahan elit, ternyata untuk masalah pembangunan tidak bisa dibanggakan,
” Saya merasa malu, ini adalah aib yang tidak pantas terjadi di Kabupaten Bekasi, ” tegas Budiyanto.

Banyaknya Sekolah dan Bangunan Negara lainnya yang rusak berat baik bangunan lama yang belum diperbaiki, malahan termasuk banyak bangunan baru yg dibangun dengan kualitas rendah dan asal-asalan sehingga bangunan lama dan baru sama-sama rusak.

BACA JUGA:  Limbah Pengolahan Kulit Cemari Sawah, Petani Merugi Hingga Tak Mampu Bayar Pajak

Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi selalu mengalokasikan anggaran cukup besar untuk urusan pembangunan infrastruktur bangunan sekolah dan bangunan negara ini, hanya saja selalu terkendala waktu lelang, terkendala waktu pelaksanaan yang lama dan terkendala kualitas hasil pembangunan yang buruk, sehingga kadangkala bangunan baru yang baru selesai dikerjakan tapi hasilnya tidak sesuai spek dan berkualitas rendah dan tidak layak dipergunakan. “Bebernya.

BACA JUGA:  Gubsu Buka Festival Bunga Dan Buah Karo 2019

Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi harus berani melakukan Revolusi Kontruksi Bangunan Negara. “Sekolah, Puskesmas, Gedung Perkantoran agar beberapa kendala tersebut diatas dapat ditangani dengan tepat. ” harapnya.

“Syarat utama pembangunan gedung Bangunan Negara adalah spek kualitas bangunan standar bagus, waktu pelaksanaan cepat dan pelaksanaan lelang yang lebih awal.

Salah satu bentuk Revolusi Konstruksi yang harus dilakukan adalah Merubah Spek Alat dan Material Bangunan Negara, yang semula menggunakan pasir, besi behel, batu bata atau hebel dirubah menjadi Fondasi dan Struktur Bangunan Rangka Baja Besi H-Beam, Rangka Baja H-Beam Badan Bangunan dan Rangka Baja lainnya yang dengan kualitas terbaik untuk atap dan struktur bangunan lainnya. Sehingga dengan menggunakan spek bahan bangunan tersebut kualitas lebih terukur dan waktu pengerjaan juga jauh lebih cepat dan yang lebih terasa manfaatnya adalah kualitas bangunan lebih bagus, lebih kuat dan tahan lebih lama sehingga bisa dipergunakan dengan aman dan berjangka panjang.(Tom)

BACA JUGA:  Peran penting perempuan untuk menatap masa depan bangsa

Komentar