oleh

Bukan Korban Pembunuhan, Mayat Yang Ditemukan Dalam Bus

KabarToday, BEKASI – Telah di temukan seorang mayat laki-laki di dalam sebuah bus Ciptran jurusan Garut-Bekasi via Purwakarta yang bernopol Z. 7655. EZ, diketahui Iwan (32) kondektur bus, dan Antias (33) sang Supir melihat korban sudah tak bernyawa saat tiba di Terminal Bus Bekasi Kota sekitar pukul 11.45 WIB, Senin (9/11/2020).

“Bus saya berangkat dari Garut sekitar pukul 07.00 WIB dan kemudian korban naik sekitar 9.30 WIB dari pintu tol Cileunyi Bandung tujuan Bekasi,” ujar Iwan sang kondektur

Sambung Iwan (32), sekitar jam 11.45 WIB bus masuk ke terminal Kota Bekasi dan melihat korban masih dalam posisi tertidur tempat semula korban duduk, akhirnya saya membangunkan korban karena sudah tiba di tujuan, ternyata korban tidak merespon, dan akhirnya saya berinisiatif melaporkan Ke Polsub Sektor Terminal Bekasi,” beber Iwan.

BACA JUGA:  Kapasitor Bank Meledak, Pasien RSU Dr. Soetomo Panik

Atas kejadian tersebut sang supir dan kondektur bus menjelaskan kronologi kejadian tersebut ke pihak KA Polsubsektor Terminal Bekasi Ipda Edy Martono dan pihak kepolisian langsung merespon cepat laporan tersebut dan langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan KA SPK Polsek Bekasi Timur Aiptu Kurnia dan Panit 1 Buser Ipda Isak Ericson SH.

BACA JUGA:  Satgas Yonif 734/SNS Jadi Guru Serentak di Ambon

“Sekitar pukul 13.20 WIB anggota kepolisian dari Polsek Bekasi Timur  bersama dr. Rini tim Gugus covid -19 mengecek kondisi korban yang di ketahui bernama Deni Nuryadin yang beralamat  Dusun Suka Negla RT 003/003 Kelurahan Suka Negla, Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang Jawa barat dengan APD lengkap, ternyata korban sudah tidak bernyawa,” ujar Kompol Erna Ruswing Kasubag Humas Polres Bekasi Kota kepada Kabartoday, (10/11/2020).

BACA JUGA:  Bupati Karo Serahkan 51 SK CPNS Formasi PTT Kemenkes

Jenazah  selanjutnya di bawa ke RSUD Kota Bekasi untuk di lakukan visum

Setelah pihak kepolisian Polsek Bekasi Timur jajaran Polres Polres Bekasi Kota  melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 tidak di temukan tanda-tanda korban meninggal karena di bunuh,” tutup Erna. (tom)

Komentar

News Feed