oleh

Bupati Ajak Semua Sektor Komitmen Bangun Situbondo Menuju Kabupaten ODF

Kabartoday, SITUBONDO – Dalam rangka pendekatan untuk merubah perilaku hiegeni dan sanitasi melalui pemberdayaan, Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Kesehatan menggelar Workshop Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (WSTBM), Kamis (27/6/19).

Workshop yang berlangsung di ruang pertemuan dr Ribut Dinas Kesehatan tersebut dibuka Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH dan dihadiri Edi Basuki Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs. H. Abu Bakar Abdi serta ikuti kepala desa, camat dan kepala puskesmas.

Keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Abu Bakar Abdi dalam laporannya, bahwa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ada 5 pilar, diantaranya stop buanga air sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

BACA JUGA:  Kapolres Jakarta Pusat Benarkan Ada Penyusup Copet Bikin Ricuh Munajat 212

Tak hanya itu saja yang disampaikan Abu Bakar Abdi dihadapan peserta workshop, namun dia juga mengatakan tanpa adanya kerja sama dengan lintas sektor secara kompak, kegiatan STBM yang didalamnya berisi Stop Buang Air Sembarangan atau ODF tak akan tercapai dengan baik.

“Lintas sektor agar segera mengambil peran masing masing dalam meningkatkan akses sanitasi yang didalamnya ada kegiatan jamban dalam rangka percepatan program ODF Kabupaten Situbondo. Selain itu, terciptanya komitmen bersama dari masing masing sektor untuk membangun Situbondo menuju kabupaten ODF tahun 2020 sesuai Intruksi Bupati Situbondo N0 1 Tahun 2018,” kata Kadinkes Situbondo ini.

BACA JUGA:  Viral... Baim Anak Yang Terkapar Penyakit Kronis Lantunkan Ayat Suci Al Qur'an Di RSPAD, di Jenguk Rahmat Efendy

Sementara itu, Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH dalam sambutannya di kegiatan workahop tersebut mengatakan, semua sektor yang tergabung dalam program ODF harus mempunyai komitmen bersama dalam membangun Situbondo menuju kabupaten ODF tahun 2020.

Lebih lanjut, Bupati Dadang mengatakan, semua persoalan pasti ada solusinya. Oleh karena itu, kerjasama yang kompak antara sektor lain ke sektor yang lainnya merupakan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan yang ada.

“Kalau kita kerja keras dan penuh krseriusan, maka program ODF akan tercapai. Untuk mengatasi ODF tercapai kita harus ada keseriusan semua pihak terkait, membangun sisitem dalam program juga harus dilakukan, membangun sumber daya manusia juga faktor penting tercapai dan tidak tercapainya program. Untuk itu, saya minta kepada semua pihak yang tergabung dalam program ODF harus kompak dan serius serta bersinergi secara baik,” tegas Bupati Dadang.

BACA JUGA:  Jelang HUT Bhayangkara, Polres Aru Gelar Donor Darah

Ditekankan bupati dua periode ini, semua sektor yang tergabung dalam program ODF harus mempunyai tanggungjawab bersama agar perencanaan program ODF pada tahun 2020 tercapai dengan baik.

“Tinggalkan kegiatan seremonial, tunjukan kinerja secara terencana dan terukur,” tegasnya.

Sekedar informasi, selain workshop, juga dilakukan deklarasi ODF dan penyerahan piagam bagi desa yang melaksanakan program ODF dengan baik. (her)

Caption : Situasi Workshop Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Komentar