oleh

Bupati Kampar Serahkan 2800 Ha Lahan Senama Nenek

Kabartoday, Pekanbaru – Setelah menunggu selama 30 Tahun, akhirnya masyarakat Desa Senama Nenek bisa bernafas lega, karena pihak PTPN V telah bersedia mengembalikan lahan seluas 2800 hektar kepada masyarakat Desa Senama Nenek.

Dengan ditandatanganinya berita acara terkait penyerahan lahan tersebut, maka secara resmi lahan seluas 2800 Ha menjadi milik warga. Hal itu dikatakan Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto saat ditemui usai menandatangani berita acara penyelahan lahan yang dilaksanakan di Kantor Pusat PTPN V Pekanbaru, Jumat (5/72019).

Penandatanganan tersebut juga disaksikan Direktur Utama PTPN V Jatmiko K. Santoso, Kanwil BPN Provinsi Riau, Lukman Hakim, SH, Kakan BPN Kabupaten Kampar, Abdul Azis SH, Peewakilan Masyarakat Senama Nenek, H.Alwi dan pihak terkait lainnya.

BACA JUGA:  Kapolres Gresik Juara 1 'Polisi Teladan' Golongan Pamen Polda Jatim

Catur mengatakan bahwa penandatangan berita acara tersebut merupakan dasar oleh BPN untuk mengeluarkan sertifikat tanah dan kemudian sertifikat tersebut akan diserahkan oleh BPN kepada Pemerintah, lalu Pemerintah yang dalam hal ini direncanakan Presiden RI akan menyerahkan secara langsung sertifikat tersebut kepada 1400 kepala keluarga di Senama Nenek.

“Saya memberikan apresiasi kepada pihak PTPN V dan Kanwil BPN karena merespon cepat apa yang telah diperintahkan oleh pemerintah pusat terkait pengembalian lahan tersebut kepada masyarakat dan Alhamdulillah semua persoalan sudah selesai dengan telah kita tandatangani bersama berita acara penyerahan lahan seluas 2800 hektar ini. “beber Catur.

BACA JUGA:  Hujan Lebat, Kapolres Ambon Himbau Warga Waspada Bencana

Catur Menyebut sengketa dan pertikaian soal tanah tidak ada lagi di Senama Nenek.

Kepada tokoh masyarakat, Catur mengingatkan agar terus mengawal proses tersebut, dengan harapan kepemilikan lahan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

“Harapan kita begitu, agar kedepannya tidak ada lagi riak-riak yang terjadi setelah selesainya proses ini. “Ucapnya.

Sementara Direktur Utama PTPN V Jatmiko K. Santoso menyatakan pada tanggal 10 Mei lalu pemerintah pusat telah mengintruksikan kepada pihaknya untuk menyerahkan 2800 hektar lahan kepada masyarakat, konsisten itu telah dipegangnya sesuai Peraturan Presiden tentang TORA (Tanah Objek Reforma Agraria).

BACA JUGA:  Berkas Laporan Warga Diperlambat Pengadilan Tinggi Medan, Kenapa?

“Kepemilikan lahan akan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya, kedepan kami berharap dapat bekerjasama yang baik dengan masyarakat. Insya Allah kami akan amanah. “ujar Jatmiko.

Tokoh Masyarakat Senama Nenek, H. Alwi merespon atas kembalinya 2800 Ha lahan warga Senama Nenek.

“Kami sudah agak lega dengan telah ditandatanganinya berita acara penyerahan lahan 2800 hektar ini, walaupun sertifikatnya belum diserahkan, kami sangat berterima kasih kepada Bupati Kampar yang telah membantu penyelesaian persoalan ini, begitu juga kepada Pihak PTPN V, kita semua bersaudara, kalau dulu pernah ada konflik, kita harapkan kedepannya tidak adalagi. “Ungkapnya.(Pjr)

Komentar