oleh

Bupati Karo : Jalan Desa Sukanalu Kita Timbun, Ini Force Majeure

-Daerah-32 views

Kabartoday, KARO – Menyambut Festival Bunga dan Buah yang akan dilaksanakan Besok, Jumat (5/7/2019), Pemda Karo terus berupaya semaksimal mungkin, berbenah dan menata dari dalam lingkup titik lokasi acara di Taman Mejuah Juah dan sekitarnya, serta tidak luput juga pengalihan Jalan Alternatif bagi yang tidak lewat Berastagi, sudah direncanakan saat hari “H” Festival Bunga dan Buah.

Jalan Alternatif ini untuk mendukung bagi masyarakat yang menuju ke daerah Sidikalang, Pakpak Bharat, Singkil, Simalungun, Aceh Tenggara (Kotacane) datang dari Medan agar mengambil jalur masuk Tongkoh – Sukanalu Kecamatan Barus Jahe tembus di Tiga Panah, alternatif ini untuk menghindari antrian panjang diseputar Berastagi.

Hal ini dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH disela – sela melakukan action pengecekan ruas Jalan Alternatif Tongkoh – Sukanalu, Kamis (4/7/2019) Pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA:  Rebut Sepeda Motor Hari Ini Di HUT TNI ke 74 Bersama Kodim 0504 Jaksel

Pengecekan tersebut didampingi sejumlah OPD diantaranya, Kepala Dinas PUPR Ir Paten Purba, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi MSi, Kabid Bina Marga PUPR Mitcon Purba, Camat Barus Jahe Kalsium Sitepu.

Menurut Terkelin, action ini dilakukan untuk mempermudah akses Jalan Alternatif yang akan dilalui pada saat Festival Bunga dan Buah yang akan digelar 5 – 7 Juli 2019, bagi masyarakat yang mengambil Jalan Alternatif untuk segala jenis kendaraan.

“Untuk itu, sepanjang Jalan Kita cek, ternyata ada satu Ruas Jalan, di Desa Sukanalu yang wajib Mita lakukan penimbunan, karena Jalan ini hampir habis, membentuk lubang yang besar dan sangat membahayakan para pengemudi”, ujarnya.

Dikatakannya, hal tersebut harus di wanti – wanti, supaya arus Lalu Lintas tidak macat, lobang longsor ini jangan dibiarkan semakin dalam, hingga kedalaman 10 Meter, cukup membahayakan.

BACA JUGA:  Ungkapan Terimakasih Kapolres Gresik Pasca Raih Penghargaan Polisi Teladan

“Ini adalah salah Force Majeure karena setelah Kita lihat, ternyata ini diluar dugaan kekuatan manusia, dalam arti kata, Jalan ini menganga akibat Faktor Bencana Alam, bukan ada faktor lain.

Terkelin menghimbau, bagi masyarakat yang biasa melintas Kota Berastagi, dengan tujuan kedaerah lain, kiranya mengambil Jalan Alternatif Tongkoh – Sukanalu, untuk menghindari kemacatan berjam – jam, ini sudah diprediksi, lain halnya ingin berkunjung ke Kota Berastagi, ikuti aturan dan Budayakan tertib Lalu Lintas, agar tidak terjadi kemacatan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Ir nasib Sianturi MSi mengakui, Jalan tersebut memang sudah masuk Jalan Propinsi, namun belum ada BST (Berita Derah Terima), sehingga apa yang disampaikan Bupati Karo tadi, bahwa ini bagian dari Force Majeure, maka untuk itu dalam penimbunan Pemkab Karo yang bertanggungjawab.

BACA JUGA:  Wakil Rektor UAS Situbondo Tolak Segala Bentuk Kerusuhan

Selain itu, tambahnya, action menimbun ini sangat menunjang kelancaran arus Lalu Lintas, jika Jalan tersebut tidak berlobang lagi, sebab beberapa ruas Jalan Kota Inti di Berastagi akan direkayasa oleh pihak Lantas Polres Karo, sehingga Jalan Alternatif ini akan difungsikan maksimal.

Kepala PUPR melalui kabid Bina Marga Mitcon Purba, membenarkan bahwa action ini untuk mengimbangi Festival Bunga dan Buah Tanggal 5 – 7 Juli 2019, sehingga ada beberapa ruas Jalan diperbaiki, salah satunya menimbun lubang yang menganga dengan kedalaman 10 Meter.

“Iya, Dump Truck sudah Kita kerahkan ke lokasi membawa tanah timbun, namun dirinya belum bisa memastikan jumlah Dump Truck yang menimbun lobang Jalan, yang penting penimbunan telah dilaksanakan sampai selesai, agar kondisinya tidak sepertu selama ini, serta tidak membahayakan lagi”, katanya. (Gogo)

Komentar