oleh

Butuh waktu 10 hari untuk bangun 1 unit rumah produk baru mahasiswa ITS

-Aktual-1 views

Kabartoday, Jakarta,- Perayaan Dies Natalis Institut teknologi sepuluh nopember,sekaligus sebagai momentum dalam menciptakan inovasi dan produk ITS Business summit ( IIBS ) 2019, dan di adakan pula seminar serta pameran selama 2 hari yang di gelar di Hotel Shangrila Jakarta, 14-16 November 2019.

Rektor ITS Mochamad Ashari mencontohkan salah satu inovasi ITS yang berhasil ialah pembuatan 5.000 rumah di Aceh pasca gempa dan tsunami pada tahun 2004,dengan membangun sebuah rumah di butuhkan waktu hanya 10 jam saja.
Produk ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas dengan harga yang terjangkau.

ITS telah memberikan sumbangsih kepada bangsa telah melahirkan perakit dan pembuat inovasi karya teknologi yang dapat merubah kemajuan Bangsa Indonesia selama ini.

BACA JUGA:  M Taufik: Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di GBK Tak Ada Dangdutan

“Bahwa ribuan rumah yang hancur di Aceh akibat tsunami, saat itu ITS memiliki produk unggulan berupa rumah instan yang hanya membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk dibangun dan siap huni. Dengan luas rumah sekitar 50 meter persegi dan harga relatif murah sekitar Rp 9 juta/unit rumah, saat itu banyak warga Aceh yang bisa kami bantu,” jelas Ashari

BACA JUGA:  Ribuan Massa Pendukung Prabowo Histeris di Tegal

Khusus untuk acara seminar dalam IIBS 2019, tema yang dibahas mengenai kebijakan baru pemerintah terkait energi terbarukan dan sektor industri menuju pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan (embracing new government policy on renewable energy and related industrial sector toward environmentally sustainable development).

“Ashari menjelaskan, IIBS digelar untuk memperkenalkan ITS maupun berbagai produk yang dihasilkan oleh para mahasiswa/i maupun mitra ITS., ada 3 acara yang digelar dalam IIBS 2019, yaitu seminar, exhibition (pameran) serta kongres.

Pembicara dalam seminar tersebut antara lain Managing Executive Officer Senior Vice President Asia projects for Inpex corporation Kenji Kawano dan Chief Operating Officer Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) Koji Hachiyama.
Dan sejumlah pembicara ternama lainnya juga hadir untuk mengisi jalannya seminar IIBS 2019 diantaranya Foreign Service Officer, Kementerian Luar Negeri AS (Peter Lohman), Emeritus Professor Curtin University Chemmagot V Nayar, Power system simulation laboratory EE department ITS (Ontoseno Panangsang),Manager Power Systems of the future ABB power grids business (Alexandre Oudalov ) serta sejumlah pembicara lainnya. (A. Yani)

BACA JUGA:  Gubernur Kalbar Apresiasi Penenggelaman 13 Kapal Nelayan Asing

Komentar