oleh

Caleg DPRD Ini Otak Pencurian Ban Gembos Diringkus Satreskrim Polres Bogor

kabartoday, Bogor – Calon Legislatif (Caleg) dari salah satu peserta pileg yang berinisial SP diduga menjadi otak pencurian dengan modus gembos ban.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi mengatakan SP diduga menjadi ‘otak’ alias kepala pencuri yang melakukan pembagian tugas anggota komplotan pencuri. “SP diketahui sebagai otak dari komplotan pencuri itu, dia sebagai ketua tim. “Kata Benny.

Sementara Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena membenarkan penangkapan SP. Lena juga menyampaikan kasus itu masih dalam Pengembangan penyidikan.

BACA JUGA:  Tuntut Janji Jokowi, Delapan Mahasiswa GMNI Ditangkap

Terkait hasil curian yang dilakukan SP Cs, apakah uangnya untuk digunakan dana kampanyenya, Lena menjawab belum dapat informasi soal apakah uang hasil aksi mereka digunakan untuk kampanye atau nggak.

“Kasat hanya menyebut kalau dia (SP) itu caleg salah satu partai. Sampai sekarang masih pengembangan kasus. “ucap Lena, Rabu (20/3/2019).

SP yang disebut polisi adalah Caleg DPRD dari dapil luar Jawa ini ditangkap bersama 4 orang lainnya yakni, AM (32), NJ (42), HR (28) dan NA (31). Mereka atau komplotan pencuri dengan modus gembos ban dan pecah kaca ini, beraksi sejak 3 bulan lalu di wilayah Bogor, Jakarta, Bekasi dan Tangerang.

BACA JUGA:  Proyek RSUD Mohammad Zyn Sampang Diduga Ada Keterlibatan ASN

Lebih lanjut, kata Lena, kelima pelaku ditangkap pada 13 Maret 2019 setelah beraksi di kawasan GOR Pakansari, Cibinong, Bogor, pada 4 Maret 2019.

Peristiwa diketahui Saat korban berinisial FD menjadi korban pencurian usai mengambil Bank BCA Cibinong, Bogor.

“SP memang merupakan kelompok pelaku residivis antar provinsi, karena yang bersangkutan rata-rata dari wilayah selatan, Sumatera, Palembang. Tempat Kejadian Perkara (TKP) ada di Bogor, Jakarta Tangerang, termasuk Bekasi. “Ungkap Benny.Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan alat yang digunakan dalam aksi mereka seperti busi, sandal, handpone dan uang tunai hasil diduga terkait pencurian Rp 40 juta.(Op/red)

Komentar