oleh

Cegah Virus Corona, Bupati Lampung Timur Liburkan Sekolah Hingga 30 Maret

Kabartoday, Lampung Timur – Sehubungan telah ditetapkan Corona Virus Diseas 19 (Covid 19) sebagai Bencana Nasional oleh Presiden Republik Indonesia, maka Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menggelar rapat guna pencegahan dan penanganan di wilayah Kabupaten Lampung Timur dengan agenda Pembahasan Pencegahan Penyebaran dan Penanganan Virus Covid 19 di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Lampung Timur, Senin (16/3/2020).

Hadir dalam rapat tersebut Kepala Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera, Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mashur Sampurna Jaya, Kepala Dinas Kesehatan dr. Nanang Salman Saleh, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Mansur Syah, Kepala Dinas Sosial Darmuji, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Heri Alpasa, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Sudarman, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Puji Riyanto, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Mohammad Ridwan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja Budi Yull Hartono, Direktur RSUD Sukadana dr. Wayan Sapta, Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Lampung Timur Sudarli, Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Lampung Timur Syamsurijal dan Kepala Bagian Kerjasama pada Sekretariat Daerah Samin.

Kepala Dinas Kesehatan Nanang dalam keterangannya mengatakan data terakhir yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung bahwa Lampung Timur daftar ODP terbanyak kedua setelah Bandar Lampung.

BACA JUGA:  BUPATI BLITAR HADIRI PENYALURAN BLT DANA DESA JAMBEPAWON

“ODP keseluruhan yang ada di Lampung berjumlah 4822 orang, dengan rincian 2999 telah selesai pemantauan selama 14 hari dan dinyatakan sehat. Sedangkan untuk di Lampung Timur sendiri kita memiliki 368 orang dalam proses pengawasan dan pemantauan, angka ini terbesar kedua setelah Bandar Lampung. “Jelasnya.

Terkait adanya pria berumur 38 tahun yang saat ini dalam proses pemantauan di RSUD Ahmad Yani, Nanang merinci belum bisa menyebutnya positif Covid 19 sebelum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  Polsek Belik Dianggap Tak Serius Tangani Kasus Penganiayaan Priyanto 

Mengingat jumlah warga Indonesia yang terus meningkat jumlahnya positif terpapar virus tersebut dr. Nanang Saleh menghimbau kepada masyarakat untuk dapat melakukan germas secara individu dirumah dan tidak lagi melakukan jabat tangan.

“Yang paling utama adalah kita melakukan germas, bukan yang biasa kita lakukan dikerumunan orang tapi germas yang betul-betul dilaksanakan oleh setiap individu, dan membatasi setiap aktivitas tatap muka, tidak ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang dan tidak lagi berjabat tangan seperti yang sudah diterapkan dibandar lampung dan kota metro. “Paparnya.

Sementara Zaiful juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga pola hidup sehat dan sementara untuk tidak berjabat tangan. Ia juga menjelaskan untuk sementara kegiatan yang mengumpulkan orang banyak ditunda pelaksanaannya.

BACA JUGA:  Ada Indikasi Tipikor, Para Petambang Galian C di Banyuwangi Bakal Dipanggil Kejari

“Saya tadi sudah menghimbau kita sekarang menggunakan salam sehat dan tidak bersalaman yang menggunakan sentuhan tangan. Kita juga akan tunda dulu semua kegiatan-kegiatan ceremonial guna meminimalisir penyebaran virus. “Ulas Zaiful.

Agenda rapat kerja menyikapi Corona, memutuskan terhitung mulai tanggal 17 Maret 2020 untuk sekolah di Lampung Timur mulai dari Paud sampai dengan SMP diliburkan sampai dengan tanggal 30 Maret 2020.

Zaiful juga mengarahkan kepada setiap OPD yang ada di Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur untuk dapat menyediakan termometer serta hand sanitizer.

“Siapkan Hand Sanitizer (Sabun Pembersih Tangan) atau setidaknya tisu basah antiseptik, siapkan juga termometer untuk mempermudah pengecekan suhu tubuh jika diatas 37,5 derajat maka akan ditangani khusus. “Pungkasnya.[]Rbt

Komentar