oleh

Demo ‘Berlima Berkarya Bersama’ Nyasar ‘Pesona Penari Gandrung Banyuwangi’

Kabartoday, BANYUWANGI – Seni merupakan salah satu sarana untuk memajukan suatu daerah. Dan seni selalu menjadi daya tarik tersendiri di mata masyarakat.

Dalam hal ini, manajemen Ketapang Indah Hotel (KIH), sangat mendukung program-program pemerintah terhadap tumbuh kembangnya seni dan budaya. Bertepatan acara pasar senggol yang di gelar di KIH, beberapa perupa Banyuwangi menggelar demo lukis dengan menghadirkan seorang model, pada Jum’at (23/8/19) malam.

Acara demo melukis ini bertempat di Wahoo Restaurant KIH. Dimulai sejak pukul 15.00 dan berakhir pukul 21.00 WIB. Lima perupa yang mengikuti acara tersebut antara lain Mohammad Arifin, Selamet Sugiyono, Arif Arta, Abd. Rohim, dan Suyono. Ke 5 perupa ini dari aliran yang berbeda. Ada dari aliran Ekspresionisme, Realisme, dan Impressionisme.

BACA JUGA:  Depok Jadi Kota Bisnis dan Intelektual, H Acep Al Azhari Tetantang Maju Jadi Wali kota Depok

Pada demo lukis kali ini, para perupa tersebut melukis model yang dihadirkan sesuai dengan aliran lukisannya masing-masing. Tema lukisan yang dipilih adalah ‘Eksotisme Penari Gandrung’.

“Ini merupakan momen yang luar biasa, mengadakan acara demo lukis sekaligus mengenalkan kepada masyarakat tentang berbagai aliran lukisan. Dan saya pribadi berharap dengan seni akan bisa membantu mendorong kemajuan suatu daerah bahkan bangsa,” ungkap Mohammad Arifin, salah satu perupa yang ikut serta dalam event ‘Berlima Berkarya Bersama’.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri dr. Taufik Hidayat selaku ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Banyuwangi. Selama ini, Taufik yang juga mantan Direktur RSUD Blambangan ini aktif memberikan dukungan dan mempromosikan berbagai kegiatan seni dan budaya Banyuwangi.

BACA JUGA:  Asprindo: Presiden Mendatang Harus Wujudkan UKM Sebagai Lokomotif Perekonomian Nasional

Bahkan dalam kesempatan yang sama, Taufik mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan terwujudnya ruang-ruang bagi para pelukis dan perupa atau pasar seni yang akan berfungsi sebagai tempat berekspresi dan memasarkan karyanya.

“Saya bangga dengan pelukis dan perupa Banyuwangi yang terus meningkat karyanya,” lontar Taufik yang juga Direktur RSUD Genteng ini.

Sementara manajemen KIH sendiri mengaku sangat senang para perupa Banyuwangi bersedia melakukan demo lukis di tempatnya. “Event ‘Berlima Berkarya Bersama’ ini, merupakan wujud komitment untuk terus mendukung seni dan budaya Banyuwangi,” jelas Pungky Kusuma selaku Resort Manager KIH.

Ditambahkan pria asal Kota Semarang ino, pihaknya sangat mengapresiasi adanya beberapa perupa Banyuwangi yang berkenan menggelar acara demo Lukis ditempatnya. “Kami juga welcome kepada para pelaku seni budaya lainnya. Jika berkenan monggo bisa mengapresiasikan karyanya di KIH,” cetus Pungky.

BACA JUGA:  Tersandung Korupsi, Bupati Karawang Mutasi Sekdis Disdikpora

‘Berlima Berkarya Bersama’ merupakan rangkaian acara dari Pameran Lukisan Tunggal Karya Mohammad Arifin. Lukisan yang dipamerkan di Wahoo Lounge & Restourant itu sudah sejak 14 Agustus kemarin dengan mengambil tema ‘Pesona Penari Gandrung Banyuwangi’. Sebagian hasil penjualan lukisan tersebut akan disumbangkan kepada Yayasan Penyu Banyuwangi. Yakni sebuah yayasan yang aktif bergerak di bidang pelestarian penyu. (HS) 

Caption : Lima perupa saat berdemo lukis di Ketapang Indah Hotel dan beberapa karyanya yang sudah rampung

Komentar