oleh

Desa Telaga Baru Terapkan Konsep Pembangunan Berkelanjutan di Sektor Pariwisata

Kabartoday, Meranti – Demi kemajuan dan pembangunan di desanya, Rozali, Sang Kapala Desa Telaga Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti ini, menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata (Sustaniable Tourism Development). Dengan memanfaatkan sumberdaya alam, hal ini, disampaikan kepada awak media Sabtu (20/07).

Selain itu, Kepala Desa juga mengatakan akan memanfaatkan sumberdaya alam setempat, demi kemajuan dan kesejahteraan bagi warga masyarakat di desanya. Bahkan nantinya tidak tertutup kemungkinan akan memberikan konstribusi kepada daerah.

“Banyak potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan disini, selain hewan laut seperti siput laut, lokan, rama-rama, juga disini banyak tumbuhan yang bisa dijadikan kerajinan, seperti tumbuhan pandan bisa di buat tikar, buah gorik sebagai bahan obatan tradisional, dan lainnya,” terang Kades.

BACA JUGA:  Warga Dua Kelurahan di Banyuwangi Giatkan Ronda Malam, Buru Pelaku Teror Gedor Pintu

Untuk mencapai tujuan tersebut, Rozali berharap dukungan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah dalam berbagai sektor pembangunan agar bersinergi dengan Pemerintahan Desa, dalam menunjang setiap kegiatan pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata di Desa yang dipimpinnya.

“Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata, sudah menjadi agenda utama kami, kita berharap dukungan penuh dari warga masyarakat dan pihak-pihak terkait. Karena pariwisata yang bersifat ekowisata dapat menjaga keutuhan serta kelestarian ekologi, keanekaragaman hayati, budaya dan sistem kehidupan.” tutur sang Kades berharap.

BACA JUGA:  Rampungnya Waduk Sunter Selatan Sisi Kiri, Dinas SDA Apresiasi Warga DKI

Hal senada juga dikatakan oleh tokoh pemuda setempat, menurutnya tingginya tingkat kenakalan remaja dikarenakan kurangnya kegiatan bagi kaum muda, ia berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan yang bersipat positif, pola fikir anak-anak muda kita tidak lagi memikirkan hal-hal negatif.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan program pariwisata ini, dapat mengisi kekosongan waktu anak-anak muda. Mulai dari pembuatannya sampai pada pemanfaatannya nanti, kita akan selalu melibatkan mereka. Meskipun saat ini masih dalam proses mereka diharapkan bisa ikut berpartisipasi baik dalam bentuk pikiran maupun tenaga, mereka bisa menunjukkan kemampuannya.” kata Hasyim.

BACA JUGA:  K.H. Ahmad Shobri Lubis: Memilih Pemimpin Jelas Diatur Dalam Islam?

“Dengan tidak ada kekosongan waktu pada mereka, maka pikiran mereka juga tidak di rasuki oleh hal-hal yang bersipat negatif. Dan saya yakin semakin banyak kegiatan, semakin pula berkurangnya kenakalan.” tutup tokoh Pemuda tersebut. (Alfan)

Komentar