oleh

Develepor Nakal Disinyalir Tak Kantongi Ijin Pembuatan Cluster Ciracas

KABARTODAY, JAKARTA | Maraknya bangunan Cluster tanpa izin di wilayah Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur yang disinyalir melanggar Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 dan Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2012, yang menjelaskan harusnya para pengembang memiliki izin sebelum membangun sebuah proyek.

Pasalnya, dalam peraturan tersebut kuat dugaan masih dilanggar oleh salah satu developer nakal yang menjalankan aktivitasnya di Jalan Komp. Kebersihan RT 017 RW 09 Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur dengan jumlah 15 unit Cluster.

Berdasarkan informasi yang kami himpun di lokasi pengerjaan proyek, kami menyambangi salah satu wakil salah satu mandor yang bernama Iksan untuk konfirmasi lebih lanjut terkait proyek tersebut,

BACA JUGA:  Universitas Pattimura Ambon Telorkan 1.297 Wisudawan

“Pengembang clusternya PT. RSU Dirut nya Pak Taufik, jumlah unit yang masih dalam pengerjaan 9 dengan luas 5X13 meter persegi dengan 2 kamar tidur di atas, 1 di bawah, bangunan dua lantai,”kata Ikhsan kepada wartawan, (14/1/2021).

Di waktu yang bersamaan awak media mengkonfirmasi salah satu pejabat P2B(Pengawas Penertiban Bangunan) Dinas Tata Ruang yang bernama Fajar terkait proyek cluster yang disebut-sebut di kelola oleh satu PT RSU,

“Ok…Minggu depan kita cek, Tks infonya. Nanti anggota yang cek kelapangan, nanti kita konfirmasi dulu terkait perizinannya,”janji Fajar ketika di konfirmasi melalui pesan WhatsUpp.

BACA JUGA:  120 Talent Ramaikan BEC 2019 Yang Akan Dibuka Menteri Pariwisata RI

Setelah awak media melakukan investigasi ke dua ke lokasi banyak kejanggalan yaitu tidak memiliki plang IMB( Izin Mendirikan Bangunan) dan tidak memperhatikan analisis dampak lingkungan (AMDAL) demikian pula keterangan tokoh Ketua RT 017.

“Saya sendiri belum bisa apa-apa, karena pihak pengembang selama 4 bulan belum ada tembusan ke kita,”ucap Wahid selaku Ketua RT 017.

Besoknya awak media menyambangi kantor Kecamatan Ciracas wilayah adminitrasi Kota Jakarta Timur untuk menguak lebih dalam terkait perizinan yang di miliki PT. RSU selaku pengembang cluster kepada pihak PTSP(Pelayanan Terpadu Satu Pintu) cuma pelayanannya untuk sementara melalui online akhirnya tim mengkonfirmasi melalu telepon seluler salah satu pejabat di Kecamatan Ciracas Maria Yohana.

BACA JUGA:  Kodim 0501/JP 'Dirgahayu ke 69 Kavelari TNI AD'

“Saat ini saya ga pegang data karena sistemnya online mungkin Senin kita cek untuk data nya, coba share lokasinya,”ulas Maria.

Sampai berita ini diturunkan pihak pengembang cluster belum bisa di konfirmasi oleh awak media terkait dugaan pelanggaran administrasi oleh pihak pengembang.[]Tom/fer

Komentar