oleh

Di Hari Buruh, Prabowo Sebut Banyak Elit Bangsa Kaya Hasil Mencuri Dari Rakyat

Kabartoday, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar perayaan May Day se-Jabodetabek di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan massa yang hadir lebih dari 20 ribuan orang yang tergabung dalam beberapa elemen gabungan, terdiri dari KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia), FSPMI (Forum Pekerja Serikat Metal Indonesia), KSBSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia), KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia), KPBI (Komite Politik Buruh Indonesia), FPR (Forum Perjuangan Rakyat), GSBI (Gerakan Serikat Buruh Indonesia), KSBSR 92 (Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera) 9213. SPSI LEM, FPBI, (Federasi Perjuangan Buruh Indonesia), Serikat Pekerja Carefour Indonesia (SPCI), KPBI (Komite Politik Buruh Indonesia), FPR (Forum Perjuangan Rakyat), KSBSR 92 (Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera 92).

“Teman-teman yang hadir lebih dari 20 ribuan orang, dan alhamdulillah banyak dari elemen serikat buruh yang ikut bergabung dalam perayaan May Day ini. “Kata Said di Senayan, Rabu (1/5/2019).

BACA JUGA:  Ditengah Pandemi Corona Baharkam Polri Serahkan Bantuan Sosial Kepada 781 Satpam

Selain itu, Said juga mengucapkan terimakasih untuk sejumlah tokoh Nasional yang hadir, seperti Prabowo Subianto, Rizal Ramli, dan Fadli Zon.

Dalam aksi perayaan May Day, KSPI memiliki 7 tuntutan resmi, yakni;

1). Tolak upah murah/cabut PP 78.
2). Hapus Outsourching yg berkedok pemagangan.
3). Tingkatkan Jaminan Kesejahteraan dan Jaminan Pensiun.
4). Turunkan harga listrik dan harga sembako.
5). Tingkatkan kesejahteraan dan Pendapatan Guru dan tenaga Honorer serta Pengemudi Ojol.
6). Tingkatkan Demokrasi yang jujur, adil dan Damai, khususnya dalam Pilpres RI 2019-2024.
7). Demi tegaknya Demokrasi diserukan kepada kaum buruh untuk mengawal form C1 di KPU masing-masing.

BACA JUGA:  Menteri PPPA Dorong Penguatan PUG di K/L dan Pemda

Selain itu, Said Iqbal juga menyuarakan Kaum buruh tidak akan pernah berhenti memperjuangkan ketidakadilan. “Kata Said.

Ia juga menyebut pemimpin harus bersama-sama kaum buruh untuk berjuang, “Kita ingin demokrasi jujur. Silakan menang tapi jangan curang. Silakan menang tetapi jangan menggunakan cara-cara yang keji untuk menghabisi suara rakyat. “Jelasnya.

Sementara Prabowo Subianto dalam orasi politiknya juga mengucapkan selamat dan sukses untuk kaum buruh dalam perayaan hari buruh sedunia.

“Saudara sekalian para pekerja, buruh, Petani dan nelayan adalah mereka-mereka yang menghasilkan produk, mengeluarkan tenaga, energy untuk menghidupi keluarga, karena itu pantas disebut Pahlawan. “Urai Prabowo.

Prabowo juga menyebut banyak elit Indonesia yang kaya karena mencuri dari rakyat, mengakal-akali rakyat, menipu, menggunakan anggaran milik rakyat. Itu namanya penghianat.

BACA JUGA:  Persekusi Pasar Buah, Paguyuban Sebut Dapat Rekomendasi Dinas

“Saudara-saudaraku para kaum buruh, dari dulu kita selalu berjuang bersama Prabowo Subianto, saatnya kita tegakkan kebenaran, tolak kecurangan pemilu, dan rebut kembali Hak suara, hak demokrasi dan Hak kita. “tegas Prabowo.

Prabowo juga menyatakan bahwa rakyat Indonesia dianggap bodoh, miskin, kepala desa ditakut-takuti, pejabat-pejabat dipengaruhi. Ratusan petugas meninggal, hasil yang ditampilkan kurang masuk akal.

“Saudara-saudaraku, bangsa kita telah memilih Demokrasi sebagai sistem politik kita. Hanya demokrasi yang terbukti diseluruh dunia. Rakyat yang berkuasa, Pemerintah hanya memerintah apabila diberi Mandat oleh Rakyat. “Ungkap Prabowo dihadapan ribuan massa buruh.

Diakhir orasi politik, Prabowo melantunkan sebuah pantun yang disambut gegap grmpita massa buruh, ‘Disini gunung, disana gunung Ditengah-tengah pulau bali… Saudara-saudara jangan pernah bingung, yang pasti menang prabowo-Sandi.'(Hrs)

Komentar