oleh

Diduga Aniaya Pria Selingkuhan Istrinya, Bapak dan Anak Diamankan Di Polsek Wanaraja

Kabartoday, GARUT – Kepolisian Resort (Polres) Garut menangkap dua warga yang diduga melakukan aksi penganiayaan terhadap Pria inisial E di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Kedua orang yang diamankan polisi ini adalah bapak dan anak yang diketahui merupakan suami dan anak dari wanita yang diduga berselingkuh dengan korban.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut, AKP. Maradona Armin Mappaseng membenarkan pihaknya telah mengamankan dua orang warga berinisial TA (55) dan KF (28).

“Setelah kita menerima informasi adanya penganiayaan kita turunkan tim Resmob untuk memback-up Polsek Wanaraja. Kita amankan dua orang yang diduga melakukan penganiayaan,” ujarnya kemarin.

BACA JUGA:  Tokoh Masyarakat Banten Mendukung Maklumat Kapolri Dan Kebijakan Pemerintah

Saat ini, kata Maradona, kedua orang yang diduga melakukan penganiayaan telah berada di Mapolsek Wanaraja untuk diperiksa lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan awal yang diterimanya, kedua pelaku melakukan aksi tersebut karena dipicu kecurigaan keduanya terhadap korban yang telah berselingkuh dengan istri pelaku.

Ia mengatakan, keduanya diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian penganiayaan di Kecamatan Wanaraja.

Sementara itu, Kapolsek Wanaraja, Kompol Liman Heryawan menjelaskan bahwa perselingkuhan E dengan istri TA sudah diketahui bersama anaknya. TA dan RF pun kemudian melakukan pengintaian secara langsung.

BACA JUGA:  Lanjutan Rakornas TP PKK Di Jakarta

“Saat sudah berada di dalam kamar, kemudian E ini dikeroyok oleh keduanya. Saat ini korban E masih di RSUD Dr. Slamet, Garut. Sedangkan TA dan RF saat ini masih kita periksa di Mapolsek,” katanya.

Sebelumnya, seorang pria asal Garut bernama E ditemukan bersimbah darah disebuah atap rumah kosong dikawasan Kecamatan Wanaraja, Garut. Ia diduga menjadi korban pengeroyokan setelah terpergok berselingkuh dengan istri orang lain.

Salah satu saksi mata, Asep Dudung (41) menyebut awalnya warga menemukan E berada diatap rumah dengan kondisi banyak luka di bagian wajahnya. Saat itu warga langsung membantunya turun dari atap rumah dengan menggunakan tangga.

BACA JUGA:  Hutan Lindung Sekupang Kota Batam kebakaran

“Saat turun kondisinya banyak luka, wajahnya dipenuhi darah. Sudah agak lemas juga, kayaknya sudah banyak darah yang keluar,” ujarnya.

Sebelum diturunkan warga dari atap rumah, kata Asep, E diketahui sempat meminta tolong dengan berteriak dalam kondisi terlentang disalah-satu atap rumah. Ia sendiri menduga luka yang dialami E akibat dikeroyok.

“Katanya tadi ketahuan selingkuhi istri orang, “ucapnya.

Asep sendiri tidak mengetahui secara pasti persoalan yang terjadi. Dia bersama warga lainnya mengaku hanya menolong dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (Alam/A.S Kartos)

Komentar