oleh

Diduga Main Proyek, Oknum ASN Dispendukcapil Banyuwangi Disoal LSM

Kabartoday, BANYUWANGI – Proyek pembangunan gedung di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Banyuwangi disoal Gerakan Buruh dan Rakyat Anti Kerupsi (GEBRAK). Pasalnya proyek tersebut kental nuansa korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Proyek yang diduga penunjukan langsung (PL) dan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyuwangi tersebut dikerjakan oleh “oknum” aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyuwangi dengan inisial “Mnf”.

Hal tersebut dikuatkan oleh Ketua Gerakan Buruh dan Rakyat Anti Korupsi ketika konferensi pers (press conference) bersama Lingkar Studi Kerakyatan (LASKAR) yang memaparkan hasil temuan dan investigasinya atas dugaan adanya korupsi dalam pengerjaan proyek bangunan gedung di Dispendukcapil Kabupaten Banyuwangi.

BACA JUGA:  Siaga 1 Katulampa Naik 240 Cm, Warga Pinggir Ciliwung Waspada Banjir

“Hasil investigasi yang kami lakukan bersama teman-teman, kuat dugaan ada oknum aparatur sipil negara yang bermain,” papar Helmi di Sekretariat Bersama pada hari Rabu (24/7/19).

Selain itu Gerakan Buruh dan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) juga mempersoalkan pengerjaan proyek bangunan gedung di Dispendukcapil Kabupaten Banyuwangi yang tidak transparan, pengerjaannya asal-asal dan menggunakan bahan (material) bekas.

BACA JUGA:  Turunkan 437 Atlet, Banyuwangi Siap Pertahankan Prestasi di Porprov VI

“Saat melakukan investigasi, kami tidak menemukan papan nama proyek. Dan pada pengerjaan rangka atap gedung menggunakan material kayu lokal bekas, kayu kelapa, padahal seharusnya menggunakan kayu kamper,” papar pria yang juga Ketua Lingkar Studi Kerakyatan (LASKAR) ini.

Maka berdasarkan temuan dan hasil investigasi tersebut, Gerakan Buruh dan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) bersama Lingkar Studi Kerakyatan (LASKAR) akan melaporkan oknum ASN tersebut ke Inspektorat, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi maupun Kementrian Dalam Negeri. Sekaligus akan melaporkan dugaan korupsi proyek tersebut ke aparat penegak hukum.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Lahirnya Pancasila MIN 1 Padangsidimpuan, Kodrat Bangsa lndonesia Adalah Keberagaman

“Kita telah bersepakat dengan teman-teman Lingkar Studi Kerakyatan (LASKAR) untuk melaporkan oknum ASN nakal yang bermain proyek pemerintah. Insya Allah secepatnya kita akan laporkan dugaan korupsi proyek tersebut ke Kejaksaan,” tutup Helmi yang sudah menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Kolektif Aliansi Rakyat Miskin (DPK-ARM) Kabupaten Banyuwangi selama lebih 10 (sepuluh) tahun ini. (HS)

Caption : Kondisi bangunan dan kayu yang diduga mempergunakan bahan (material) bekas

Komentar