oleh

Diduga Masih Beroperasi Pasca Maklumat Kapolri, Patroli Polisi Datangi Karaoke Rajawali Ambon

-Daerah, Hukum-196 views

Kabartoday, AMBON – Karaoke Rajawali di Kota Ambon diduga masih beroperasi sebagai tempat usaha hiburan. Padahal sesuai maklumat Kapolri dalam rangka kebijakan penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) semua tempat jasa hiburan termasuk tempat hiburan malam (THM) harus ditutup dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Bahkan kepolisian di Kota Ambon telah menutup semua karaoke di Kota Ambon sejak Selasa (24/3/2020) malam sebagai implementasi maklumat Kapolri Nomor : Mak/2/III/2020 yang diterbitkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis tanggal 19 Maret 2020.

Dalam maklumat Kapolri tersebut ditegaskan “Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri termasuk kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan“.

Walaupun telah ada maklumat Kapolri serta pelaksanaan penutupan seluruh karaoke di Ambon, namun Karaoke Rajawali yang terletak di jalan Diponegoro Kawasan Urimessing Kecamatan Sirimau Kota Ambon diduga masih beroperasi melayani pengunjung. Salah satu tempat hiburan malam di Kota Ambon ini diduga membuka hiburan di room VIP Kamis (2/4/2020) malam.

BACA JUGA:  Oknum Perwira Polisi Pemilik 692 gram Ganja Tidak Jalani Assesment

Personil kepolisian di Polsek Sirimau Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease yang mendapat informasi masyarakat bahwa Karaoke Rajawali masih beroperasi langsung mendatangi lokasi Karaoke. Mobil patroli Polsek Sirimau, terlihat mendatangi Karaoke Rajawali Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 01.10 WIT dinihari. Dipimpin Bripka Luis Nikijuluw, tampak beberapa anggota kepolisian turun dari mobil patroli. Mereka kemudian menuju pintu masuk karaoke yang tertutup dari luar. Petugas kemudian mengetuk pintu meminta untuk dibuka.

Karena pintu tidak juga terbuka, anggota polisi kemudian berteriak mengarah ke lantai atas karaoke agar yang mendengar bisa membuka pintu. Sekitar satu jam anggota polisi menunggu, namun pintu masuk karaoke yang terbuat dari besi ini tidak juga terbuka. Karena pintu tidak terbuka, patroli polisi itu kemudian meninggalkan lokasi kembali ke Mapolsek Sirimau tanpa hasil.

BACA JUGA:  Media Bebek Hitung Kreatif Raih Juara I Lomba Karya INOBEL

Diduga ada warga yang menjadi informan pihak karaoke yang memberitahukan ada patroli polisi sementara menunggu di depan karaoke sehingga pekerja karaoke tidak membuka pintu.

Seorang pemuda setempat mengatakan beberapa menit sebelum kedatangan mobil patroli polisi, terlihat ada satu mobil avanza warna hitam serta dua sepeda motor keluar dari halaman Karaoke Rajawali. Mereka diduga merupakan pengunjung karaoke.

“Tadi beberapa menit sebelum mobil polisi datang, ada satu mobil avanza hitam dan dua sepeda motor keluar dari halaman karaoke. Mungkin saja mereka itu tamu di karaoke,” ujar seorang pemuda Urimessing.

BACA JUGA:  Alasan Salah Ketik, Bawaslu Banyuwangi Hentikan Laporan Dugaan Money Politik

Bila benar karaoke Rajawali masih beroperasi ditengah gencarnya program pemerintah melawan penyebaran Covid-19 ini, maka pemilik Karaoke yang membangkang harus ditindak. Apalagi dalam maklumat Kapolri tersebut ditegaskan kepolisian dapat mengambil tindakan tegas. Pada point 3 maklumat Kapolri tersebut berbunyi “Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku“.

Karena itu, aparat kepolisian Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease harus memanggil pemilik Karaoke untuk dimintai keterangan. Dan bila benar Karaoke Rajawali masih beroperasi, maka harus diberi sanksi tegas karena tidak mengindahkan maklumat Kapolri. (Imran)

Komentar