oleh

Dinsos DKI Apresiasi ke Para Orangtua Asuh

Kabartoday, Jakarta – Suasana haru dan bahagia terlukis di raut wajah 12 Calon Orang Tua Angkat (COTA) saat menerima anak yang akan diadopsi dalam acara Foster Care di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita, Kamis (16/5/2019).

Dalam kesempatan ini, COTA mendapatkan kesempatan mengasuh sementara kepada anak yang akan diadopsi selama enam bulan, untuk melihat pola pengasuhan dan kesungguhan mereka dalam mengadopsi anak.

Penyerahan di lakukan secara langsung oleh Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah beserta istri, didampingi oleh Kepala PSAA Balita, Ucu Rahayu dan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Yayat Duhayat.

Kadissos DKI Jakarta, Irmansyah berpesan kepada para COTA agar dapat menjaga anak-anak dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik.

BACA JUGA:  Warga Desa Lumahpelu Siap Demo Desak Bupati SBB Copot Penjabat Kades

“Berpindah amanah ini kepada Bapak Ibu semua, itu karena Tuhan menghendaki dan Bapak Ibu di percaya bisa menjaga mereka. Oleh karenanya harus kita jaga sebaik mungkin. Jadikan anak-anak kita soleh solehah, karena mereka calon penerus bangsa, “kata Irmansyah.

“Kondisi terbaik seorang anak adalah bersama keluarga. Semoga Bapak Ibu sekalian adalah keluarga yang tepat bagi anak-anak ini,” tambahnya.

“Nah, nanti pada saat moment Idul Fitri, sebaiknya sudah mulai diperkenalkan dengan keluarga besar, agar mereka juga merasa kedekatan dengan keluarga besar,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Irmansyah juga menekankan pentingnya pendidikan bagi mereka. “Kita harus hati-hati dalam mendidik mereka. Karena duplikasi positif itu diserap 100 persen, tapi duplikasi negatif itu bisa 300 persen,” terangnya Irmansyah, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta.

BACA JUGA:  Beri Tali Asih, Kapolres Asahan Sambangi Ratusan Warga Desa Sungai Lama

Dalam kesempatan yang sama, Kepala PSAA Balita, Ucu Rahayu mengungkapkan jika dalam proses pengasuhan mereka bagus dan terlihat kesungguhannya, maka mereka bisa melanjutkan proses permohonan adopsi ke tahap selanjutnya yakni sidang dengan Tim PIPA (Pertimbangan Ijin Pengangkatan Anak).

“Foster Care bukan berarti kita berhenti koordinasi. Setelah Foster Care, masih ada waktu enam bulan, dimana kami dari Dinsos akan memonitor anak-anak kami, ke tempat calon orang tua asuh,” terang Ucu Rahayu.

BACA JUGA:  HMI Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Kota Bekasi

Setelah enam bulan, selanjutnya adalah sidang PIPA, sidang perijinan yang membawahi 13 unit SKPD dan lembaga sosial.

Disitu berkas para COTA akan dipertanggungjawabkan oleh kami, seperti keaslianya. Setelah itu di tandatangani oleh Kepala Dinas Sosial kemudian diajukan ke pengadilan dan disahkan.

“Barulah para orang tua asuh boleh mendaftarkan anaknya ke dalam Kartu Keluarga mereka. Kalau sekarang, identitas anak yang diadopsi masih masuk ke dalam keluarga panti,” tambahnya Ucu.

Bersamaan dengan pemberian hak asuh anak, para COTA juga mendapatkan surat-surat penting yang dimiliki anak yang akan diadopsi, seperti Kartu Menuju Sehat, Kartu BPJS, dan Kartu Identitas Anak.(IS)

Komentar