oleh

Dirkrimsus Polda Maluku Gadungan Gentayangan, Sejumlah Kepala Daerah Nyaris Jadi Korban

-Daerah-62 views

Kabartoday, AMBON – Para pejabat instansi pemerintah serta pengusaha besar di Maluku harus berhati-hati. Bila dihubungi seseorang dengan mengaku sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku Kombes Pol Eko Santoso, hendaknya jangan langsung dipercaya. Hendaknya melakukan kroscek terlebih dahulu untuk mengetahui kebenaran identitas orang tersebut.

Hal ini diungkapkan Dirreskrimsus Polda Maluku Kombes Pol Eko Santoso kepada media ini di Kantornya Ditreskrimsus Polda Maluku kawasan Mangga Dua Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Ia mendapat informasi ada seseorang yang tidak dikenalnya telah menghubungi beberapa kepala daerah di Maluku dengan mengaku sebagai Dirreskrimsus Polda Maluku.

“Ada seseorang yang menyamar dan mencatut nama saya sebagai Dirreskrimsus Polda Maluku. Orang tersebut kemudian menghubungi beberapa pejabat termasuk kepala daerah di Maluku melalui aplikasi Whatsapp. Dia mengaku sebagai Kombes Eko Santoso, Dirkrimsus Polda Maluku,” ujar Eko di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2020).

BACA JUGA:  Kakorlantas Dampingi Kabaharkam Pantau Situasi Arus Lalu Lintas Terkini Perayaan Tahun Baru

Ia baru mengetahui ada orang tak dikenal mencatut namanya saat dihubungi oleh beberapa Kasatreskrim Polres jajaran. Mereka mengkonfirmasi apa benar dirinya menghubungi sejumlah pejabat menggunakan nomor lain dari nomor kontak yang dimilikinya.

Alumni Akabri Kepolisian tahun 1992 ini mengaku kaget saat dikonfirmasi akan hal ini. Pasalnya sejak bertugas sebagai Dirreskrimsus di Polda Maluku medio Februari lalu, tidak pernah ia menghubungi pejabat sipil maupun kepala daerah di Maluku untuk keperluan pribadi. Apalagi dengan menggunakan nomor kontak yang bukan miliknya.

Foto Kombes Pol Eko Santoso yang digunakan sebagai Pic WA nomor kontak 0811838093 yang digunakan Dirreskrimsus Gadungan menghubungi beberapa pejabat di Maluku.

Sudah dua kepala daerah di Maluku yang dihubungi oleh Dirkrimsus Gadungan itu. Mereka adalah Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri dan Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler.

BACA JUGA:  Pengguna Jalan Keluhkan Pengerukan Irigasi Rengasdengklok

“Saya dihubungi Kasatreskrim Polres SBT mengkonfirmasi apa benar dirinya berkomunikasi dengan Wakil Bupati SBT. Kemudian ada juga perwira polisi yang menanyakan apa benar saya menghubungi Wakil Walikota Ambon menggunakan nomor HP tertentu,” beberapa Eko.

Perwira polisi berpangkat tiga melati dipundaknya ini yakin orang yang telah mencatut namanya itu pasti punya maksud tidak baik. Olehnya itu ia meminta kepada seluruh pejabat di Maluku untuk tidak cepat percaya jika dihubungi orang yang mengaku sebagai dirinya. Ia meminta agar mengkonfirmasi atau melakukan kroscek kepada dirinya.

Kombes Eko yang pernah bertugas sejak tahun 1993 hingga 2001 di Maluku ini beberkan saat menghubungi para pejabat di Maluku, OTK tersebut menggunakan nomor 0811838093. Di foto profil Whatsapp nomor tersebut, OTK menggunakan foto Kombes Pol Eko Santoso, Dirreskrimsus Polda Maluku. Dari foto yang digunakan itu ternyata diambil Dirreskrimsus gadungan itu dari link berita media online Kabartoday.co.id dengan judul berita “Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Tetapkan Nakhoda Kapal Penyelundup 1.775 Kg Merkuri Jadi Tersangka” yang diposting Rabu, 25 Maret 2020.

BACA JUGA:  Selama 4 Tahun, KUR Peternakan mencapai Rp. 14,4 Triliun untuk 687.897 Debitur

Setelah mendapat informasi adanya Dirkrimsus Gadungan ini, Kombes Eko Santoso memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan tracking, diketahui nomor kontak yang digunakan Dirkrimsus Gadungan ini berada di Bali. Nomor tersebut juga kini sudah tidak aktif lagi.

Dengan kejadian ini, ia meminta kepada semua pejabat sipil maupun pihak lainnya lebih berhati-hati. Bila dihubungi seseorang yang mengaku sebagai dirinya selalu Dirreskrimsus Polda Maluku apalagi dengan maksud pribadi, ia meminta agar tidak dilayani serta melakukan kroscek lebih dulu untuk memastikan identitas orang tersebut. (Imanuel)

Komentar