oleh

DLHKP Pemkab Garut Berlakukan Tipiring

Kabartoday, Garut – Guna mengatasi ruwetnya persoalan persampahan di Kabupaten Garut, Dinas Lingkungan Hidup, Perkotaan Dan Pertamanan (DLHKP) Kabupaten Garut berencana berlakukan sanksi bagi pelanggar kebersihan.

Tim Tindak Pidana Ringan (Tipiring) pun siap dibentuk guna pelaksanaan pemberlakuan sanksi-sanksi atas terjadinya pelanggaran kebersihan tersebut.

“Kita akan membentuk Tim Tipiring. Disiplin itu kadang harus dipaksa terlebih dahulu, “kata Sekretaris DLHKP Kabupaten Garut, Guriansyah, saat dikonfirmasi kabartoday.co.id, Sabtu (15/6/2019).

BACA JUGA:  Gempar, Bendera Separatis FKM/RMS Lolos Masuk Markas Polda Maluku

Menurutnya, pengenaan sanksi serta pembentukan Tim Tipiring dibutuhkan karena penanganan persampahan di Garut saat ini merupakan persoalan serius dan mengkhawatirkan.

Dengan dibentuknya Tim Tipiring, lanjut Guriansyah pelaku pelanggar kebersihan dapat ditindak serta dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggarannya. Misalnya orang membuang sampah ke jalan, atau sungai maka bisa saja ditindak dengan dikenai sanksi denda sebesar Rp. 50 – 500 ribu.

BACA JUGA:  Seto Mulyadi : Pencabulan Anak dibawah Umur, Damai bukan berarti Bebas!

Diharapkan langkah tersebut dapat mengurangi kasus pelanggaran penataan kebersihan lingkungan atau pengelolaan sampah di Kabupaten Garut.

“Upaya ini perlu koordinasi lebih lanjut dengan instansi lain. Mulai dari Satpol PP, pihak Polri, dan TNI untuk dimasukan menjadi bagian Tim Tipiring, “ujarnya.

Guriansyah berharap masyarakat juga bisa menjadi lebih sadar akan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan.

BACA JUGA:  Polsek Pondok Gede Gelar Pengamanan Malam Takbiran

“Bisa dimulai dari hal kecil, seperti kesesuaian menempatkan sampah pada tempatnya dengan waktu tidak lebih dari jam 6 pagi, dan yang lainnya sehingga lambat laun penanggulangan sampah dapat terurai, “ucapnya.(Alam)

Komentar