oleh

DPC LPK-MS Minta Polisi dan Jaksa Lidik Proyek Pembangunan Jalan

Kabartoday, Bengkulu – Proyek pembangunan sarana air bersih di desa Sinar Pagi (Padang Kempas) Kecamatan Kaur Selatan sekitar tahun 2017 belum bermanfaat untuk masyarakat, hal itu karena diduga tidak memiliki sumber air (mubazir).

Kemudian pembangunan jalan rabat beton tahun anggaran 2019 terindikasi tidak transparan dengan masyarakat (tidak memasang papan pekerjaan), mirisnya pembangunan jalan menggunakan galian C kerokos (sirtu).

Selain itu terkait dengan timbangan/ adukan matrial, semen/pasir/batu diduga se-enaknya, dan tidak memakai ukuran. Terlihat main asal muat dalam molent (pengaduk). Oleh sebab itu. ketua DPC LPK-MS (lembaga perlindungan konsumen mitra sejahtra) Kab Kaur angkat bicara.

BACA JUGA:  Kebakaran Lahan Kosbong 1 Hektar Belum Diketahui Penyebabnya

Di tegaskan Pauzan, rabat beton di desa Sinar Pagi diduga menggunakan kerokos (pasir batu), dan tidak sesuai RAB.

Video terkait

“Kepada penegak Hukum dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolisian agar kiranya dapat melidik pembangunan tersebut, meski sebetulnya saya memahami bahwa tahun anggaran 2019 masih berjalan, namun hal itu perlu di lidik dengan tujuan untuk fuldata dan fulbaket dulu, sehingga pada akhirnya nanti mudah untuk melakukan pengusutan. “kata Pauzan.

BACA JUGA:  Satgas Yonif 734/SNS Gelar Pembinaan Pramuka Serentak Enam Sekolah di Ambon

Kepala Desa Sinar Pagi, sebut NA bersama pengelola kegiatan belum dapat di minta keterangan menyangkut volume jalan serta nominal anggaran.

Menurut informasi dari pekerja bangunan yang di terima awak media, kepala desa biasanya datang untuk memeriksa pekerjaan, “tunggu saja pak. “singkatnya.[]

Komentar